28 Safar 1444 H / Minggu, 25 September 2022
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Ketua Umum PPP, Suharso Dilengserkan  Majelis Tinggi DPP
politik | Senin, 5 September 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP yang diselenggarakan di Banten, Minggu, 4 Agustus 2022 lalu memutuskan untuk memberhentikan Suharso dari jabatan Ketua Umum PPP. (Int)

 

JAKARTA - Suharso Monoarfa dilengserkan dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP melalui Mukernas. Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP Usman M Tokan menegaskan, pelaksanaan Mukernas dan pemberhentian Suharso Monoarfa dari kursi Ketua Umum PPP sudah sesuai dengan AD/ART.

"Pada tanggal 30 Agustus 2022, dengan berat hati Pimpinan Tiga Majelis yang merupakan Majelis Tinggi DPP akhirnya melayangkan surat ketiga yang atas dasar kewenangannya mengeluarkan fatwa majelis, yakni memberhentikan saudara Suharso Monoarfa dari jabatan ketua umum DPP PPP terhitung sejak surat tersebut ditandatangani," kata Usman kepada wartawan, Senin (5/9/2022).

Dia menjelaskan, pemberhentian itu dimulai dengan adanya permintaan tiga majelis DPP PPP, yakni Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, dan Majelis Kehormatan, agar Suharso mengundurkan diri. Permintaan itu sudah dikirim tiga kali dengan tidak ada satupun yang ditanggapi Suharso sehingga kemudian muncul fatwa majelis yang memberhentikannya.

Setelah mengeluarkan fatwa, ketiga Pimpinan Majelis PPP lalu meminta pendapat hukum kepada Mahkamah Partai PPP sesuai dengan AD/ART PPP, serta meminta pengurus harian (PH) DPP PPP segera melaksanakan rapat untuk memilih dan menetapkan pelaksana tugas (Plt) ketua umum untuk mengisi lowongan jabatan itu. Pada 2-3 September 2023, Mahkamah Partai PPP menyepakati usulan tiga Pimpinan Majelis PPP.

"Kemudian pada tanggal 2-3 September bertempat di Bogor, Mahkamah Partai melakukan rapat dan mengeluarkan Pendapat Mahkamah Partai, bahwa menyepakati usulan tiga Pimpinan Majelis untuk memberhentikan Saudara Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2020-2025," jelas dia.

Usman meminta agar pandangan, ucapan, hingga nasihat Pimpinan Majelis PPP diikuti oleh seluruh pengurus, kader, dan simpatisan di seluruh Indonesia. Dia mempersilakan agar jajaran PPP melanjutkan kerja-kerja organisasi dan elektoral seperti biasa setelah resminya keputusan ini.

"Mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus dan pejuang PPP untuk terus melakukan kerja-kerja organisasi dan kerja electoral,” kata dia.

Dia mengatakan, jajaran PPP patut menyampaikan penghargaan kepada Ketua Makelis Syariah, KH Mustofa Aqil Siraj, yang ucapan, pandangan, nasihat, serta fatwanya harus diikuti oleh seluruh pengurus, kader dan simpatisan PPP seluruh Indonesia.

"Karena di tangan para kyai, para ulama dan habaib inilah yang melahirkan PPP dalam rangka turut serta membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini," ujar dia. (*)

Sumber: Republika



Artikel Terbaru
Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Bakal Mengguyur Riau
Hari Ini, Satu Warga Pekanbaru Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
PT Arara Abadi Kucurkan CSR Untuk masyarakat Konsesi Perusahaan
Membludak, Masyarakat Hadiri Launching Paket Umrah Sulthan Silversilk Group
×
Ketua Umum PPP, Suharso Dilengserkan  Majelis Tinggi DPP
politik | Senin, 5 September 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP yang diselenggarakan di Banten, Minggu, 4 Agustus 2022 lalu memutuskan untuk memberhentikan Suharso dari jabatan Ketua Umum PPP. (Int)

 

JAKARTA - Suharso Monoarfa dilengserkan dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP melalui Mukernas. Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP Usman M Tokan menegaskan, pelaksanaan Mukernas dan pemberhentian Suharso Monoarfa dari kursi Ketua Umum PPP sudah sesuai dengan AD/ART.

"Pada tanggal 30 Agustus 2022, dengan berat hati Pimpinan Tiga Majelis yang merupakan Majelis Tinggi DPP akhirnya melayangkan surat ketiga yang atas dasar kewenangannya mengeluarkan fatwa majelis, yakni memberhentikan saudara Suharso Monoarfa dari jabatan ketua umum DPP PPP terhitung sejak surat tersebut ditandatangani," kata Usman kepada wartawan, Senin (5/9/2022).

Dia menjelaskan, pemberhentian itu dimulai dengan adanya permintaan tiga majelis DPP PPP, yakni Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, dan Majelis Kehormatan, agar Suharso mengundurkan diri. Permintaan itu sudah dikirim tiga kali dengan tidak ada satupun yang ditanggapi Suharso sehingga kemudian muncul fatwa majelis yang memberhentikannya.

Setelah mengeluarkan fatwa, ketiga Pimpinan Majelis PPP lalu meminta pendapat hukum kepada Mahkamah Partai PPP sesuai dengan AD/ART PPP, serta meminta pengurus harian (PH) DPP PPP segera melaksanakan rapat untuk memilih dan menetapkan pelaksana tugas (Plt) ketua umum untuk mengisi lowongan jabatan itu. Pada 2-3 September 2023, Mahkamah Partai PPP menyepakati usulan tiga Pimpinan Majelis PPP.

"Kemudian pada tanggal 2-3 September bertempat di Bogor, Mahkamah Partai melakukan rapat dan mengeluarkan Pendapat Mahkamah Partai, bahwa menyepakati usulan tiga Pimpinan Majelis untuk memberhentikan Saudara Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2020-2025," jelas dia.

Usman meminta agar pandangan, ucapan, hingga nasihat Pimpinan Majelis PPP diikuti oleh seluruh pengurus, kader, dan simpatisan di seluruh Indonesia. Dia mempersilakan agar jajaran PPP melanjutkan kerja-kerja organisasi dan elektoral seperti biasa setelah resminya keputusan ini.

"Mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus dan pejuang PPP untuk terus melakukan kerja-kerja organisasi dan kerja electoral,” kata dia.

Dia mengatakan, jajaran PPP patut menyampaikan penghargaan kepada Ketua Makelis Syariah, KH Mustofa Aqil Siraj, yang ucapan, pandangan, nasihat, serta fatwanya harus diikuti oleh seluruh pengurus, kader dan simpatisan PPP seluruh Indonesia.

"Karena di tangan para kyai, para ulama dan habaib inilah yang melahirkan PPP dalam rangka turut serta membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini," ujar dia. (*)

Sumber: Republika

riau | Sabtu, 24 September 2022
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Cara Atasi Ketiak Bau, walau Sudah Pakai Deodoran
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Ini Makanan Enak, tapi Berpotensi Sebabkan Usus Buntu

Wajah
wajah | Kamis, 18 Agustus 2022
Faisal Abdul Naser: Jangan Berbohong
wajah | Rabu, 12 Januari 2022
Pernah Depresi dan Berniat Bunuh Diri
Wanita
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Minggu, 24 April 2022
Tampil Cantik di Hari Idul Fitri
Berita Unggulan
pekanbaru | Senin, 19 September 2022
Pra UKW SPS-PWI Riau Disambut Antusias Peserta
Berita Pilihan
pelalawan | Selasa, 20 September 2022
BKPSDM Pelalawan Data Ulang Seluruh Tenaga Honorer