'
6 Jumadil Awwal 1444 H / Rabu, 30 November 2022
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Pemanggilan Ganjar Diduga Hanya Strategi Dongkrak Ganjar
politik | Selasa, 25 Oktober 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan pers terkait sanksi yang diberikan PDI Perjuangan.

JAKARTA - Pemanggilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terhadap Ganjar Pranowo terkait pernyataan kesiapan maju sebagai calon presiden (capres) 2024, sebenarnya hal lumrah. Karena itu hak parpol menegur kadernya. Analis Politik sekaligus CEO & Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai pemanggilan itu hanya sebuah upaya untuk mencitrakan Ganjar sebagai kader yang menjadi korban atau terzalimi.

"Saya pribadi tidak terlalu percaya kalau apa yang terjadi soal pemanggilan Ganjar ini seperti alamiah. Saya melihat ada permainan viktimisasi disini, memposisikan Ganjar seperti korban atau pihak yang terzalimi," kata dia, Selasa (25/10/2022).

Karena itu, jelas Pangi, percaya atau tidak, masyarakat Indonesia ini sangat mudah berempati dengan mereka yang dianggap menjadi korban, termasuk korban politik. Seperti soal posisi sebagai pihak yang terdholimi atas keputusan partai dan segala bentuknya.

Pangi melihat runtutan pernyataan Ganjar yang siap maju, hingga akhirnya dipanggil untuk klarifikasi, bukan tanpa pengaturan. Menurut dia, memposisikan Ganjar seperti disandera partai juga bisa jadi bagian dari viktimisasi itu atau memposisikan sebagai pihak yang sebagai korban atau terzalimi.

"Sehingga ini akan mengundang banyak empati dari masyarakat Indonesia, dan cara politik seperti itu sudah banyak terbukti. Ini yang saya lihat di Ganjar saat ini, bagaimana mengelola empati publik agar menjanjikan elektoral yang tinggi pada akhirnya," katanya menambahkan.

Karena itu, ia meyakini sebenarnya rivalitas Ganjar dengan Puan di PDIP, ini juga bagian dari skenario. Sehingga, ini tidak berjalan alamiah begitu saja. Pangi menyebut, ini bisa jadi upaya dari internal PDIP agar Ganjar juga tetap semakin jadi sorotan.

"Cara tersebut akan menjadi iklan gratis bagi Ganjar, sehingga bila empati ini menjadi kekuatan elektoral maka Ganjar bisa jadi pertimbangan untuk dicapreskan," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku menerima sanksi teguran yang diberikan kepadanya oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Sanksi diberikan karena pernyataan siap maju sebagai caon presiden menimbulkan kegaduhan di publik.

Ditanya kembali soal kesiapannya menjadi capres untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Ganjar mengaku tetap siap, asalkan itu merupakan keputusan partai. Ia menegaskan tetap mengikuti keputusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait kontestasi nasional tersebut.

"Saya orang diklat, semua kader mesti siap apapun, tapi keputusan ada di ketua umum dan itu adalah keputusan kongres yang semua kader harus ikut," ujar Ganjar di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (24/10/2022). *

Sumber: Republika



Artikel Terbaru

Ekspedisi Susur Sungai Kampar II Dimulai

Pemkab Persiapkan Upload Dokumen Laporan Kinerja Pj Bupati Triwulan II

Ketua TP PKK Kampar Deswita Kamsol Hadiri Rakornas PKK Tahun 2022

Waketum SMSI Buka Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata

Pemkab Gelar Rapat Evaluasi Pembangunan Kampar

Bersempena Hari Guru, PGRI Gelar Temu Ramah
×
Pemanggilan Ganjar Diduga Hanya Strategi Dongkrak Ganjar
politik | Selasa, 25 Oktober 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan pers terkait sanksi yang diberikan PDI Perjuangan.

JAKARTA - Pemanggilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terhadap Ganjar Pranowo terkait pernyataan kesiapan maju sebagai calon presiden (capres) 2024, sebenarnya hal lumrah. Karena itu hak parpol menegur kadernya. Analis Politik sekaligus CEO & Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai pemanggilan itu hanya sebuah upaya untuk mencitrakan Ganjar sebagai kader yang menjadi korban atau terzalimi.

"Saya pribadi tidak terlalu percaya kalau apa yang terjadi soal pemanggilan Ganjar ini seperti alamiah. Saya melihat ada permainan viktimisasi disini, memposisikan Ganjar seperti korban atau pihak yang terzalimi," kata dia, Selasa (25/10/2022).

Karena itu, jelas Pangi, percaya atau tidak, masyarakat Indonesia ini sangat mudah berempati dengan mereka yang dianggap menjadi korban, termasuk korban politik. Seperti soal posisi sebagai pihak yang terdholimi atas keputusan partai dan segala bentuknya.

Pangi melihat runtutan pernyataan Ganjar yang siap maju, hingga akhirnya dipanggil untuk klarifikasi, bukan tanpa pengaturan. Menurut dia, memposisikan Ganjar seperti disandera partai juga bisa jadi bagian dari viktimisasi itu atau memposisikan sebagai pihak yang sebagai korban atau terzalimi.

"Sehingga ini akan mengundang banyak empati dari masyarakat Indonesia, dan cara politik seperti itu sudah banyak terbukti. Ini yang saya lihat di Ganjar saat ini, bagaimana mengelola empati publik agar menjanjikan elektoral yang tinggi pada akhirnya," katanya menambahkan.

Karena itu, ia meyakini sebenarnya rivalitas Ganjar dengan Puan di PDIP, ini juga bagian dari skenario. Sehingga, ini tidak berjalan alamiah begitu saja. Pangi menyebut, ini bisa jadi upaya dari internal PDIP agar Ganjar juga tetap semakin jadi sorotan.

"Cara tersebut akan menjadi iklan gratis bagi Ganjar, sehingga bila empati ini menjadi kekuatan elektoral maka Ganjar bisa jadi pertimbangan untuk dicapreskan," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku menerima sanksi teguran yang diberikan kepadanya oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Sanksi diberikan karena pernyataan siap maju sebagai caon presiden menimbulkan kegaduhan di publik.

Ditanya kembali soal kesiapannya menjadi capres untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Ganjar mengaku tetap siap, asalkan itu merupakan keputusan partai. Ia menegaskan tetap mengikuti keputusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait kontestasi nasional tersebut.

"Saya orang diklat, semua kader mesti siap apapun, tapi keputusan ada di ketua umum dan itu adalah keputusan kongres yang semua kader harus ikut," ujar Ganjar di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (24/10/2022). *

Sumber: Republika

kampar | Selasa, 29 November 2022
Ekspedisi Susur Sungai Kampar II Dimulai
kampar | Senin, 28 November 2022
Pemkab Gelar Rapat Evaluasi Pembangunan Kampar
kampar | Senin, 28 November 2022
Bersempena Hari Guru, PGRI Gelar Temu Ramah
kampar | Senin, 28 November 2022
PGRI Sukses Gelar Serangkaian Lomba Hari Guru
Inspiratif
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Cara Atasi Ketiak Bau, walau Sudah Pakai Deodoran
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Ini Makanan Enak, tapi Berpotensi Sebabkan Usus Buntu

Wajah
wajah | Senin, 7 November 2022
Ketika Ada Masalah, Mari Cari Solusi
wajah | Selasa, 18 Oktober 2022
Polri Pasti Bisa Seperti Emas 24 Karat
Wanita
wanita | Sabtu, 29 Oktober 2022
Skrining Kanker Payudara Bagi Wanita Itu Penting
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Minggu, 24 April 2022
Tampil Cantik di Hari Idul Fitri
Berita Unggulan
olahraga | Rabu, 23 November 2022
Tim PWI Riau Memimpin Cabor Catur Porwanas di Malang
Berita Pilihan


HOME


INDEX


POPULAR

×