'
6 Jumadil Awwal 1444 H / Rabu, 30 November 2022
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Gaya Hidup
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : avd/fef
Ilustrasi. Orang tua perlu tahu tips mengatasi kecanduan game online pada anak (Foto: iStockphoto/CNN)

JAKARTA-- Game online atau permainan yang memanfaatkan jaringan internet tidak hanya membuat kecanduan pada orang dewasa melainkan juga terhadap anak-anak.

Tips mengatasi kecanduan game online pada anak berikut bisa diterapkan para orang tua untuk mengurangi frekuensi bermain anak.

Masalah kecanduan game online terhadap anak tidak bisa dianggap sepele. Sebab, jika dibiarkan bisa menghilangkan kemampuan pada fungsi otak mereka.

Di antaranya membuat anak kehilangan fungsi atensi untuk berkonsentrasi, menghambat fungsi eksekutif untuk merencanakan sesuatu, dan fungsi inhibisi atau kemampuan untuk membatasi diri.

Efek lainnya mereka jadi sulit fokus pada sesuatu hal, memiliki emosi yang tidak stabil, dan tidak mengenali batasan fisik, sekaligus kehidupan sosial yang terganggu.


Tanda Anak Kecanduan Game Online
Terdapat sejumlah tanda yang dapat terlihat pada anak yang kecanduan game online. Terutama jika anak tersebut sudah mulai kenal gadget sejak usia 1-2 tahun dan frekuensi screen time mereka tidak terkontrol.

Berikut tanda atau ciri-ciri anak yang sudah kecanduan bermain game online:

*Tidak ada keinginan bermain di luar bersama teman-teman seusianya.
*Dunia game online dianggap segalanya.
*Gelisah atau tantrum apabila dalam satu hari melewatkan bermain game.
*Menghabiskan banyak waktu hanya untuk bermain game.
*Tidak nafsu makan.
*Siklus tidur berantakan.
*Sulit berkonsentrasi di sekolah yang bisa memengaruhi prestasi mereka.
*Sulit diajak berkomunikasi dan mengalami hambatan dalam berbicara atau speech delay.
*Muncul keluhan lain seperti sakit mata, pusing, atau nyeri punggung.

Tips Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak

Gejala kecanduan game online pada anak memang cukup serius. Oleh karenanya, peran orang tua penting dalam membangun bonding atau ikatan antara ayah, ibu, dan anak.

Berikut tips mengatasi kecanduan game online pada anak yang bisa diterapkan para orang tua, berdasarkan saran dari psikolog anak.

1. Komitmen orang tua di rumah
Ayah dan ibu harus bekerja sama untuk berkomitmen untuk membatasi anak bermain game. Beritahu pada anak bahwa mereka harus tahu batasan dan aturan dalam bermain game online.

Menerapkan komitmen supaya anak-anak terlepas dari hal-hal adiktif tentu tidak melulu dengan cara yang kasar atau menggunakan kekerasan.

Pilih perlakuan yang nyaman selama masa transisi sehingga anak-anak tidak merasa kesenangannya dirampas begitu saja.


2. Membuat jadwal khusus bermain game
Tips mengatasi kecanduan game online pada anak selanjutnya yaitu membuat jadwal khusus. Ini perlu dilakukan supaya orang tua tidak terkesan memutus langsung akses bermain game.

Orang tua dapat memberi izin ke anak untuk bermain game online hanya di akhir pekan atau seminggu sekali. Selain itu, tentukan juga batas waktunya.

Semisal jika usia anak masih 2-5 tahun hanya boleh bermain game 1 jam per minggu. Apabila sudah berusia 6 tahun ke atas, bisa 2 jam per minggu sesuai kesepakatan.


3. Menemani anak saat bermain game
Game online memang tidak selalu membahayakan pertumbuhan anak selama dalam pengawasan. Orang tua sangat perlu menemani mereka saat bermain game di gadget.

Dengan mendampingi anak-anak bermain game online, orang tua bisa menghindari anak dari permainan yang memiliki unsur kekerasan atau pornografi.

Pastikan anak Anda memilih permainan yang edukatif sebagai sarana pembelajaran yang mendidik tapi juga menghibur.


4. Orang tua harus punya kegiatan alternatif
Selama membatasi aturan bermain game online pada anak, orang tua juga harus mempersiapkan permainan alternatif yang sekiranya membuat anak senang dan teralihkan dari gadget.

Orang tua bisa memilih kegiatan yang memacu adrenalin anak, seperti outbound game, olahraga bersama anak, atau mengajak mereka belajar berkebun.

Kegiatan tersebut tidak hanya membantu mengalihkan pikiran dari game online, melainkan bisa mengubah rutinitas baru yang tidak biasa dari sebelumnya.


5. Memberikan konsekuensi
Orang tua harus tegas melakukan grounded atau memaksa anak supaya lepas dari gawai selama minimal 3 minggu hingga 3 bulan. Hal ini berguna untuk membentuk kebiasaan baru.

Apabila anak memerlukan gawai untuk keperluan sekolah, pastikan mereka hanya menggunakannya sesuai kebutuhan dan tidak membuka jendela game online atau lainnya.

Jika anak melanggar, beri konsekuensi dengan tegas tapi tidak memakai kekerasan. Salah satunya mempersempit waktu bermain gadget di akhir pekan.

Orang tua juga perlu menjelaskan bahwa mereka sedih jika fokus anak hanya pada gadget. Buat diri anak menjadi sosok yang sangat dibutuhkan supaya keberadaannya dihargai.

Itulah beberapa tips mengatasi kecanduan game online pada anak. Apabila orang tua merasa kewalahan menanganinya, jangan ragu untuk meminta bantuan ke psikolog anak.


Sumber: CNNindonesia
 



Artikel Terbaru

Ekspedisi Susur Sungai Kampar II Dimulai

Pemkab Persiapkan Upload Dokumen Laporan Kinerja Pj Bupati Triwulan II

Ketua TP PKK Kampar Deswita Kamsol Hadiri Rakornas PKK Tahun 2022

ASN Diminta Jaga Integritas, Lahirkan Ide Membangun Negeri

Pj Bupati Ramah Tamah dengan 469 ASN Purna Tugas

Waketum SMSI Buka Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata
×
Gaya Hidup
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : avd/fef
Ilustrasi. Orang tua perlu tahu tips mengatasi kecanduan game online pada anak (Foto: iStockphoto/CNN)

JAKARTA-- Game online atau permainan yang memanfaatkan jaringan internet tidak hanya membuat kecanduan pada orang dewasa melainkan juga terhadap anak-anak.

Tips mengatasi kecanduan game online pada anak berikut bisa diterapkan para orang tua untuk mengurangi frekuensi bermain anak.

Masalah kecanduan game online terhadap anak tidak bisa dianggap sepele. Sebab, jika dibiarkan bisa menghilangkan kemampuan pada fungsi otak mereka.

Di antaranya membuat anak kehilangan fungsi atensi untuk berkonsentrasi, menghambat fungsi eksekutif untuk merencanakan sesuatu, dan fungsi inhibisi atau kemampuan untuk membatasi diri.

Efek lainnya mereka jadi sulit fokus pada sesuatu hal, memiliki emosi yang tidak stabil, dan tidak mengenali batasan fisik, sekaligus kehidupan sosial yang terganggu.


Tanda Anak Kecanduan Game Online
Terdapat sejumlah tanda yang dapat terlihat pada anak yang kecanduan game online. Terutama jika anak tersebut sudah mulai kenal gadget sejak usia 1-2 tahun dan frekuensi screen time mereka tidak terkontrol.

Berikut tanda atau ciri-ciri anak yang sudah kecanduan bermain game online:

*Tidak ada keinginan bermain di luar bersama teman-teman seusianya.
*Dunia game online dianggap segalanya.
*Gelisah atau tantrum apabila dalam satu hari melewatkan bermain game.
*Menghabiskan banyak waktu hanya untuk bermain game.
*Tidak nafsu makan.
*Siklus tidur berantakan.
*Sulit berkonsentrasi di sekolah yang bisa memengaruhi prestasi mereka.
*Sulit diajak berkomunikasi dan mengalami hambatan dalam berbicara atau speech delay.
*Muncul keluhan lain seperti sakit mata, pusing, atau nyeri punggung.

Tips Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak

Gejala kecanduan game online pada anak memang cukup serius. Oleh karenanya, peran orang tua penting dalam membangun bonding atau ikatan antara ayah, ibu, dan anak.

Berikut tips mengatasi kecanduan game online pada anak yang bisa diterapkan para orang tua, berdasarkan saran dari psikolog anak.

1. Komitmen orang tua di rumah
Ayah dan ibu harus bekerja sama untuk berkomitmen untuk membatasi anak bermain game. Beritahu pada anak bahwa mereka harus tahu batasan dan aturan dalam bermain game online.

Menerapkan komitmen supaya anak-anak terlepas dari hal-hal adiktif tentu tidak melulu dengan cara yang kasar atau menggunakan kekerasan.

Pilih perlakuan yang nyaman selama masa transisi sehingga anak-anak tidak merasa kesenangannya dirampas begitu saja.


2. Membuat jadwal khusus bermain game
Tips mengatasi kecanduan game online pada anak selanjutnya yaitu membuat jadwal khusus. Ini perlu dilakukan supaya orang tua tidak terkesan memutus langsung akses bermain game.

Orang tua dapat memberi izin ke anak untuk bermain game online hanya di akhir pekan atau seminggu sekali. Selain itu, tentukan juga batas waktunya.

Semisal jika usia anak masih 2-5 tahun hanya boleh bermain game 1 jam per minggu. Apabila sudah berusia 6 tahun ke atas, bisa 2 jam per minggu sesuai kesepakatan.


3. Menemani anak saat bermain game
Game online memang tidak selalu membahayakan pertumbuhan anak selama dalam pengawasan. Orang tua sangat perlu menemani mereka saat bermain game di gadget.

Dengan mendampingi anak-anak bermain game online, orang tua bisa menghindari anak dari permainan yang memiliki unsur kekerasan atau pornografi.

Pastikan anak Anda memilih permainan yang edukatif sebagai sarana pembelajaran yang mendidik tapi juga menghibur.


4. Orang tua harus punya kegiatan alternatif
Selama membatasi aturan bermain game online pada anak, orang tua juga harus mempersiapkan permainan alternatif yang sekiranya membuat anak senang dan teralihkan dari gadget.

Orang tua bisa memilih kegiatan yang memacu adrenalin anak, seperti outbound game, olahraga bersama anak, atau mengajak mereka belajar berkebun.

Kegiatan tersebut tidak hanya membantu mengalihkan pikiran dari game online, melainkan bisa mengubah rutinitas baru yang tidak biasa dari sebelumnya.


5. Memberikan konsekuensi
Orang tua harus tegas melakukan grounded atau memaksa anak supaya lepas dari gawai selama minimal 3 minggu hingga 3 bulan. Hal ini berguna untuk membentuk kebiasaan baru.

Apabila anak memerlukan gawai untuk keperluan sekolah, pastikan mereka hanya menggunakannya sesuai kebutuhan dan tidak membuka jendela game online atau lainnya.

Jika anak melanggar, beri konsekuensi dengan tegas tapi tidak memakai kekerasan. Salah satunya mempersempit waktu bermain gadget di akhir pekan.

Orang tua juga perlu menjelaskan bahwa mereka sedih jika fokus anak hanya pada gadget. Buat diri anak menjadi sosok yang sangat dibutuhkan supaya keberadaannya dihargai.

Itulah beberapa tips mengatasi kecanduan game online pada anak. Apabila orang tua merasa kewalahan menanganinya, jangan ragu untuk meminta bantuan ke psikolog anak.


Sumber: CNNindonesia
 

kampar | Selasa, 29 November 2022
Ekspedisi Susur Sungai Kampar II Dimulai
kampar | Selasa, 29 November 2022
Pj Bupati Ramah Tamah dengan 469 ASN Purna Tugas
kampar | Senin, 28 November 2022
Pemkab Gelar Rapat Evaluasi Pembangunan Kampar
kampar | Senin, 28 November 2022
Bersempena Hari Guru, PGRI Gelar Temu Ramah
kampar | Senin, 28 November 2022
PGRI Sukses Gelar Serangkaian Lomba Hari Guru
Inspiratif
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Cara Atasi Ketiak Bau, walau Sudah Pakai Deodoran
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Ini Makanan Enak, tapi Berpotensi Sebabkan Usus Buntu

Wajah
wajah | Senin, 7 November 2022
Ketika Ada Masalah, Mari Cari Solusi
wajah | Selasa, 18 Oktober 2022
Polri Pasti Bisa Seperti Emas 24 Karat
Wanita
wanita | Sabtu, 29 Oktober 2022
Skrining Kanker Payudara Bagi Wanita Itu Penting
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Minggu, 24 April 2022
Tampil Cantik di Hari Idul Fitri
Berita Unggulan
olahraga | Rabu, 23 November 2022
Tim PWI Riau Memimpin Cabor Catur Porwanas di Malang
Berita Pilihan


HOME


INDEX


POPULAR

×