(27-28/11) di Hotel Grand Tryas, Cirebon.

"> (27-28/11) di Hotel Grand Tryas, Cirebon.

"/> '
7 Rajab 1444 H / Minggu, 29 Januari 2023
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Waketum SMSI Buka Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata
riau | Senin, 28 November 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
Wakil Ketua Umum SMSI Pusat Yono Hartono membuka Workhsop Tehnik Menulis Fature Pariwisata, Senin-Selasa (28-29/11) di Hotel Grand Tryas, Cirebon, Jawa Barat. (humassmsi/jonathansurbakti)

CIREBON- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau menyelenggarakan Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata selama dua hari,27-28 November 2022 di Hotel Grand Tryas, Cirebon.

Workshop menghadirkan tiga orang nara sumber yakni Benni Febrianto mewakili Kadis Pariwisata Riau, wartawan nasional sekaligus penulis, Asro Kamal Rokan serta Wakil Ketua Umum SMSI Pusat, Yono Hartono yang sekaligus membuka kegiatan workshop.

Waketum SMSI Yono Hartono, saat memberi sambutan menyampaikan apresiasinya pada SMSI Riau yang telah menyelenggarakan  workshop tehnik menulis feature pariwisata.

"Saya bangga pada SMSI Riau yang bisa menyelenggarakan kegiatan di luar kota. Terus terang saat pak ketum  minta saya untuk hadir di Cirebon, saya kaget. Pak ketum bilang, Riau sudah biasa acara di luar. Makanya saya apresiasi, semoga kegiatan ini lancar dari awal sampai akhir," ujar Yono saat membuka workhsop.

Di sesi pertama pemaparan, Kadis Pariwisata Riau yang diwakili Kabid Pengembangan Pariwisata, Benni Febrianto menguraikan potensi dan destinasi wisata Riau yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Istana Siak di Kabupaten Siak, Candi Muara Takus di Kampar dan Ombak Bono di Pelalawan.

"Banyak destinasi wisata di Riau yang bisa dikembangkan dan dijual. Kita juga punya desa wisata yang terus kita kembangkan infrastrukturnya," ujar Benni.

Salah satu Desa Wisata di Riau ada di Dayun, Kabupaten Siak.  Dayun saat ini tengah dikembangkan menjadi Desa Wisata, karena daya tarik yang dimilikinya. Saatnya nanti,  Dayun akan menjadi destinasi wisata  yang dilengkapi berbagai iven/atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung, dimana kehidupan masyarakatnya tetap menyatu dengan tradisi yang berlaku.

Pemaparan Benni mendapat tanggapan dua wartawan senior Riau, Kazzaini dan Helmi Burman. Keduanya mengkritisi pengelolaan pariwisata Riau yang belum terkonsep dengan baik,  sehingga pariwisata Riau belum bisa dijual ke luar.

Riau sendiri sebenarnya telah memiliki Perdagangan Rencana Induk Pembangunan (RIP) Kepariwisataan Provinsi Riau tahun 2021-2035.

Perda ini nantinya akan memuat payung hukum tentang penyelenggaraan pariwisata di Bumi Lancang Kuning. Ini untuk  memudahkan pemerintah daerah menyusun program dalam pengembangan pariwisata.  Sayangnya hingga kini RIP belum berjalan sebagaimana mestinya.

Sesi Paling Ditunggu

Materi tehnik menulis feature pariwisata oleh wartawan/penulis, Asro Kamal Rokan di akhir sesi, adalah saat yang paling ditunggu.

Ketika Asro menyampaikan pengalaman-pengalamannya dalam menulis feature dan laporan, ia mengingatkan agar  penulis tetap berpijak pada 5W1H, dah kaidah jurnalistik.

"Boleh kita berimaginasi, tetapi yang kita tulis tetaplah sebuah fakta, semakin banyak data semakin bagus. Tergantung lagi, anggel atau  sudut pandang mana yang akan kita angkat, itu bebas saja. Satu lagi, menulis itu perlu rasa, dan salah satu kekuatan rasa itu ada di ending tulisan. Buatlah ending atau akhir yang menyentuh, yang berkesan, dan penuh dengan pesan moral," papar Asro memutup workshop.

Ketua SMSI Riau, Novrizon Burman menjelaskan, Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata diikuti oleh 46 peserta yang merupakan anggota SMSI Riau. Setelah mengikuti workshop, seluruh peserta diharuskan membuat feature tentang pariwisata di Riau.

"Jadi ilmunya langsung kita implementasikan. Pulang dari Cirebon, kita semua harus membuat feature pariwisata di Riau. Ini bentuk kontribusi SMSI terhadap dunia pariwisata Riau,"  ujar Novrizon.

Novrizon  saat memberikan sambutan menjelaskan, workhsop merupakan rangkaian dari agenda SMSI di tahun 2022. Sebelum tutup tahun, SMSI juga akan menyelenggarakan Bimtek Pergub No.19 Tahun 2021 tentang kerja sama media. *



Artikel Terbaru

Pingpong Championship V 2023 PWI Riau, Meriahkan HPN dan HUT ke-77 PWI

Tunggu Pekan Depan, Subsidi Motor Listrik Rp7Juta Dirilis Pemerintah

Akhir 2023, Pelabuhan Penyeberangan Mengkapan Dapat Beroperasi

BMKG Prakiraan Sebagian Cuaca di Riau Cerah dan Berawan

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.977 per Dolar

Kemenag Klaim Biaya Haji Naik Demi Keadilan
×
Waketum SMSI Buka Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata
riau | Senin, 28 November 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
Wakil Ketua Umum SMSI Pusat Yono Hartono membuka Workhsop Tehnik Menulis Fature Pariwisata, Senin-Selasa (28-29/11) di Hotel Grand Tryas, Cirebon, Jawa Barat. (humassmsi/jonathansurbakti)

CIREBON- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau menyelenggarakan Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata selama dua hari,27-28 November 2022 di Hotel Grand Tryas, Cirebon.

Workshop menghadirkan tiga orang nara sumber yakni Benni Febrianto mewakili Kadis Pariwisata Riau, wartawan nasional sekaligus penulis, Asro Kamal Rokan serta Wakil Ketua Umum SMSI Pusat, Yono Hartono yang sekaligus membuka kegiatan workshop.

Waketum SMSI Yono Hartono, saat memberi sambutan menyampaikan apresiasinya pada SMSI Riau yang telah menyelenggarakan  workshop tehnik menulis feature pariwisata.

"Saya bangga pada SMSI Riau yang bisa menyelenggarakan kegiatan di luar kota. Terus terang saat pak ketum  minta saya untuk hadir di Cirebon, saya kaget. Pak ketum bilang, Riau sudah biasa acara di luar. Makanya saya apresiasi, semoga kegiatan ini lancar dari awal sampai akhir," ujar Yono saat membuka workhsop.

Di sesi pertama pemaparan, Kadis Pariwisata Riau yang diwakili Kabid Pengembangan Pariwisata, Benni Febrianto menguraikan potensi dan destinasi wisata Riau yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Istana Siak di Kabupaten Siak, Candi Muara Takus di Kampar dan Ombak Bono di Pelalawan.

"Banyak destinasi wisata di Riau yang bisa dikembangkan dan dijual. Kita juga punya desa wisata yang terus kita kembangkan infrastrukturnya," ujar Benni.

Salah satu Desa Wisata di Riau ada di Dayun, Kabupaten Siak.  Dayun saat ini tengah dikembangkan menjadi Desa Wisata, karena daya tarik yang dimilikinya. Saatnya nanti,  Dayun akan menjadi destinasi wisata  yang dilengkapi berbagai iven/atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung, dimana kehidupan masyarakatnya tetap menyatu dengan tradisi yang berlaku.

Pemaparan Benni mendapat tanggapan dua wartawan senior Riau, Kazzaini dan Helmi Burman. Keduanya mengkritisi pengelolaan pariwisata Riau yang belum terkonsep dengan baik,  sehingga pariwisata Riau belum bisa dijual ke luar.

Riau sendiri sebenarnya telah memiliki Perdagangan Rencana Induk Pembangunan (RIP) Kepariwisataan Provinsi Riau tahun 2021-2035.

Perda ini nantinya akan memuat payung hukum tentang penyelenggaraan pariwisata di Bumi Lancang Kuning. Ini untuk  memudahkan pemerintah daerah menyusun program dalam pengembangan pariwisata.  Sayangnya hingga kini RIP belum berjalan sebagaimana mestinya.

Sesi Paling Ditunggu

Materi tehnik menulis feature pariwisata oleh wartawan/penulis, Asro Kamal Rokan di akhir sesi, adalah saat yang paling ditunggu.

Ketika Asro menyampaikan pengalaman-pengalamannya dalam menulis feature dan laporan, ia mengingatkan agar  penulis tetap berpijak pada 5W1H, dah kaidah jurnalistik.

"Boleh kita berimaginasi, tetapi yang kita tulis tetaplah sebuah fakta, semakin banyak data semakin bagus. Tergantung lagi, anggel atau  sudut pandang mana yang akan kita angkat, itu bebas saja. Satu lagi, menulis itu perlu rasa, dan salah satu kekuatan rasa itu ada di ending tulisan. Buatlah ending atau akhir yang menyentuh, yang berkesan, dan penuh dengan pesan moral," papar Asro memutup workshop.

Ketua SMSI Riau, Novrizon Burman menjelaskan, Workshop Tehnik Menulis Feature Pariwisata diikuti oleh 46 peserta yang merupakan anggota SMSI Riau. Setelah mengikuti workshop, seluruh peserta diharuskan membuat feature tentang pariwisata di Riau.

"Jadi ilmunya langsung kita implementasikan. Pulang dari Cirebon, kita semua harus membuat feature pariwisata di Riau. Ini bentuk kontribusi SMSI terhadap dunia pariwisata Riau,"  ujar Novrizon.

Novrizon  saat memberikan sambutan menjelaskan, workhsop merupakan rangkaian dari agenda SMSI di tahun 2022. Sebelum tutup tahun, SMSI juga akan menyelenggarakan Bimtek Pergub No.19 Tahun 2021 tentang kerja sama media. *

pasar | Jumat, 27 Januari 2023
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.977 per Dolar
nusantara | Kamis, 26 Januari 2023
Kemenag Klaim Biaya Haji Naik Demi Keadilan
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 7 Januari 2023
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya

Wajah
wajah | Minggu, 25 Desember 2022
Sejarawan dan Tokoh Intelektual Muslim
wajah | Senin, 7 November 2022
Ketika Ada Masalah, Mari Cari Solusi
wajah | Selasa, 18 Oktober 2022
Polri Pasti Bisa Seperti Emas 24 Karat
Wanita
wanita | Kamis, 15 Desember 2022
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam
wanita | Sabtu, 29 Oktober 2022
Skrining Kanker Payudara Bagi Wanita Itu Penting
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
Berita Unggulan
mancanegara | Selasa, 24 Januari 2023
Pemimpin Partai Sayap Kanan Denmark Lakukan Tindakan Keji
Berita Pilihan


HOME


INDEX


POPULAR

×