POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nusantara

Kasus Penembakan WNI di Malaysia

Menteri Luar Negeri, Sugiono Pastikan Penyelidikan Menyeluruh

Kamis, 30 Januari 2025 | 23:16:00 WIB

Editor : Apitrajaya | Penulis : Eva Rianti/ Gita Amanda

Menteri Luar Negeri, Sugiono Pastikan Penyelidikan Menyeluruh
Menteri Luar Negeri Sugiono

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Sugiono menanggapi soal kasus lima warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam insiden penembakan di Malaysia. Sugiono mengaku telah menginstruksikan dilakukannya penyelidikan secara penuh. 

“Saya minta kemarin untuk diselidiki secara menyeluruh,” kata Sugiono usai menghadiri acara Forum Bisnis UAE-RI di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2025). 

Saat ditanya mengenai perkembangan terkini, Sugiono tidak memberi keterangan lebih lanjut. Sehingga, hasil dari penyelidikan itu hingga kini masih belum jelas. 

Baca :

Diketahui, pada 24 Januari 2025 terjadi insiden penembakan terhadap WNI di sekitar perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia. Insiden itu menyebabkan satu WNI di antaranya meninggal dunia, sementara empat WNI lainnya terluka.

“Berdasarkan komunikasi KBRI dengan PDRM (Polis Diraja Malaysia) didapat konfirmasi benar pada 24 Januari 2025 telah terjadi penembakan oleh APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia) terhadap WNI yang diduga akan keluar Malaysia melalui jalur ilegal,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha melalui keterangan tertulis pada Minggu (26/1). 

Penembakan tersebut, kata dia, dilakukan karena WNI tersebut melakukan perlawanan. Dalam insiden itu, satu WNI meninggal dunia dan beberapa luka-luka. Sementara, data para korban masih terus didalami.

Baca :

KBRI mengirimkan nota diplomatik untuk mendorong dilakukannya penyelidikan atas insiden tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan kekerasan berlebihan atau excessive use of force. Sementara itu, Judha juga menegaskan bahwa Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur akan terus memonitor penanganan kasus tersebut oleh otoritas Malaysia dan memberikan bantuan kekonsuleran kepada para WNI. 

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengonfirmasi adanya pekerja migran Indonesia (PMI) yang ditembak di Malaysia. Ia mengatakan, penembakan terjadi di perairan Tanjung Rhu Malaysia. Adapun penembakan terjadi pada Jumat (24/1/2025), pukul 03.00 dini hari. Saat itu kata Christina, ada WNI Indonesia yang melintas di daerah tersebut. Namun, APMM langsung menembaki kelima WNI.

“Petugas APMM mendapati adanya kapal berisi lima PMI melintas di perairan Tanjung Rhu, Malaysia. Pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari,” kata Christina dikantornya, Ahad (26/1/2025).

Baca :

P2MI mengecam tindakan penembakan PMI oleh otoritas Maritim Malaysia. Apalagi, penembakan tersebut menyebabkan satu PMI meninggal dunia, satu kritis, dan tiga luka-luka. “Kementerian P2MI mengecam tindakan penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh otoritas Maritim Malaysia (APMM) terhadap 5 PMI. Bahkan, menyebabkan 1 korban meninggal dunia, 4 lainnya luka-luka,” tegasnya. Eva Rianti  (*)

Sumber: Republika
 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
2
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB