PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan penyegelan terhadap puluhan restoran akibat memanipulasi laporan dan menunggak pajak daerah, Minggu (1/6/2025) siang.
Total ada 30 restoran yang tersebar di tiga pusat perbelanjaan di Pekanbaru, yang dipasangi stiker segel oleh Bapenda. Stiker yang ditempel menyatakan bahwa objek pajak tersebut menunggak pajak daerah.
Plh Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Tengku Denny Muharpan mengatakan bahwa pihaknya mendapati penunggak pajak ini saat melakukan pengawasan dan pemeriksaan lapangan.
SMSI Ingatkan DPR: RUU PFII Harus Cegah Celah Hukum dan Penghindaran Pajak
Revitalisasi Kampus Purnama UNRI Dipercepat, FT UNRI dan Pemko Dumai Siapkan Pusat Pendidikan Vokasi Industri
"Ada 30 objek pajak berupa restoran yang kita lakukan penyegelan hari ini. Ada di Mall Living World, Ciputra, dan SKA," kata Tengku Denny Muharpan usai memimpin penyegelan.
Selain menunggak pajak, tim Bapenda juga mendapati pelaku usaha memanipulasi laporan pajak. Mereka tidak melaporkan omzet sebenarnya, sehingga membayar pajak restoran lebih rendah dari yang seharusnya.