POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nusantara

Cegah Keracunan! TNI Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 26 September 2025 | 16:03:00 WIB

Editor : Putrajaya | Penulis : Teguh Firmansyah

Cegah Keracunan! TNI Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto

Pekanbaru – Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi turun tangan mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan pangan serta mencegah kasus keracunan yang bisa menimpa para penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara melekat mulai dari bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan.

“Saya sudah perintahkan seluruh komandan satuan agar mengecek bahan baku, peralatan, cara memasak, hingga proses pengiriman. Semua harus dipastikan aman sampai ke anak-anak,” ujarnya saat meresmikan SPPG 1 TNI AU Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (26/9/2025).

Baca :

Sejauh ini, TNI telah mengoperasikan 113 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bahkan hari ini, Jenderal Agus meresmikan tambahan 339 SPPG di berbagai satuan TNI seperti Batalyon, Kodim, Lanal, Lanud, Pindam, hingga Korem.

“Dengan penambahan ini, jumlah penerima manfaat akan terus bertambah setiap hari. Selain itu, pembangunan SPPG juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat, karena banyak juru masak berasal dari ibu-ibu lokal,” tambahnya.

Agus juga menekankan bahwa keberadaan SPPG turut menggerakkan rantai pasok pangan. Petani, peternak, nelayan, dan UMKM bisa menjual hasil produksi mereka ke Koperasi Merah Putih, lalu dipasok ke SPPG untuk diolah menjadi makanan sehat.

Baca :

“Dengan begitu, program ini bukan hanya meningkatkan gizi anak, tapi juga mendukung ekonomi desa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG 1 TNI AU Adi Soemarmo, Rifky Sheva, menegaskan pihaknya menerapkan quality control ketat. Bahan baku yang datang langsung dimasak tanpa penyimpanan lama.

“Sayur dan daging datang dini hari. Untuk daging ayam, kami langsung ambil dari rumah potong dan dikirim jam 12 malam. Jadi bahan selalu segar,” kata Rifky.

Baca :

Saat ini, SPPG tersebut mampu memproduksi 3.728 porsi makanan per hari, dengan pengiriman empat hari dalam seminggu. Ke depan, layanan akan ditingkatkan menjadi enam hari.

“Di sini ada 47 relawan, ditambah satu akuntan, satu ahli gizi, dan satu kepala SPPG. Semua bekerja memastikan makanan bergizi aman sampai ke sekolah-sekolah,” jelasnya seperti dilansir republika.co.id.

Program MBG sendiri ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. *

Baca :


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
2
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB