|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : herlina
SIAK - Meski awalnya ragu untuk menyulap kebun sawitnya seluas 2 hektare, Herman (49), kini juga telah berhasil menjadi seorang petani sayur. Bahkan petani binaan Program DMPA APP- Sinarmas Forestry Hasilkan Rp 43 Juta Perbulan.
Bahkan saat ini lahan yang dimiliki Herman juga telah bertambah luas. Berkat kegigihan petani binaan Asia Pulp & Paper-Sinar Mas Forestry (APP-MSF) Region Riau, Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak ini, ia sekarang telah berhasil mempunyai lahan seluas 4,5 hektare. Di lahan 4,5 hektare itu, Herman menanaminya dengan berbagai berbagai komoditas hortikultura.
Herman merupakan petani sayur dari Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) APP-SMF, yang mempunyai strategi tanam dan panen yang hampir sama penerapannya dengan strategi sistem rotasi tanam HTI (Hutan Tanaman Industri) PT Arara Abadi (AA). Perbedaannya terletak pada masa panen, jika HTI masa panen 5 tahun, tapi pertanian sayur yang dibuat Herman hanya membutuhkan rotasi tanam 20 hari, setelah itu panen.
Harga Sawit Swadaya Riau Turun Efek Lesunya Pasar CPO
Harga Sawit Swadaya Riau Turun Efek Lesunya Pasar CPO
Kepada awak media Herman menuturkan, awalnya dirinya adalah petani atau pekebun sawit dengan lahan 2 hektare. Namun perlahan-lahan sebagian areal sawit tersebut diubahnya dan ditanami dengan tanaman pertanian hortikultura seperti bayam dan kangkung seluas seperempat hektare, sisanya sawit dan buah melon.
"Dari seperempat hektare lahan pertanian sayur tersebut, saya dapat menghasilkan 600 ikat sayur bayam dan kangkung setiap harinya dengan penghasilan saya per bulan bisa mencapai 40 hingga 43 juta rupiah setiap bulan dengan modal awal saya 20 juta rupiah. Jadi bersih setiap bulan saya dapat keuntungan 20 hingga 23 juta rupiah. Kini berkat perkembangan usaha saya, saya membeli lahan di sekitar areal saya, sehingga saat ini lahan saya sudah mencapai 4,5 hektare, yang saya tanami berbagai komoditas hortikultura lainnya," beber Herman, akhir pekan lalu.