HOME / Nusantara

Api Hanguskan 60 Hektare Lahan di Pelalawan, Pemadaman Masih Berlangsung

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:11:00 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : PE*
Api Hanguskan 60 Hektare Lahan di Pelalawan, Pemadaman Masih Berlangsung - Pekanbaruexpress
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sokoi, Kabupaten Pelalawan, Riau.

PEKANBARU – Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Sokoi, Kabupaten Pelalawan, Riau. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 60 hektare.

Pemadaman dilakukan sejak Sabtu (30/5/2026) setelah Tim Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Rengat diterjunkan ke lokasi sehari sebelumnya. Hingga Minggu (31/5/2026), petugas masih berjibaku mengendalikan api dan melakukan pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi di lapangan cukup menantang karena banyaknya vegetasi kering yang menjadi bahan bakar api.

Baca :

“Penanganan hari pertama masih belum terlihat signifikan mengingat bahan bakaran kering yang sangat melimpah. Estimasi luasan kebakaran mencapai sekitar 60 hektare,” kata Ferdian dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Minggu.

Menurutnya, hasil pemantauan udara menunjukkan kebakaran di Desa Sokoi memiliki luasan yang cukup besar dengan kepulan asap tebal. Karena itu, tim pemadam memfokuskan operasi di lokasi tersebut dengan membagi personel menjadi dua kelompok untuk melakukan penyerangan pada bagian kepala api dan sayap api secara bersamaan.

Saat ini, kepala api di sisi selatan dilaporkan telah berhasil dibendung. Namun, proses pemadaman masih terus dilakukan untuk memastikan api tidak kembali membesar dan merambat ke area lain.

Baca :

Selain di Pelalawan, upaya pemadaman dan pendinginan juga masih berlangsung di sejumlah wilayah lain di Provinsi Riau. Di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, kondisi kebakaran dilaporkan mulai membaik setelah tim Manggala Agni Daops Pekanbaru melakukan operasi pemadaman selama empat hari berturut-turut.

Operasi tersebut turut didukung satu unit helikopter water bombing dari satuan tugas udara. Kondisi cuaca yang relatif mendukung, terutama kecepatan angin yang tidak terlalu kencang, membantu petugas dalam mempercepat pengendalian api.

“Ini didukung dengan satu unit helikopter water bombing dari satuan tugas udara. Kondisi angin yang tidak terlalu kencang membantu sehingga mempermudah upaya pemadaman. Saat ini masih lanjut pemadaman,” ujarnya.

Sementara itu, proses pemadaman di Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Tim gabungan kini fokus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun titik asap yang tersisa.

Karhutla masih menjadi salah satu ancaman yang perlu diwaspadai di Riau, terutama saat memasuki periode cuaca kering. Karena itu, berbagai pihak terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas. *


Pilihan Editor
Berita Lainnya
pasar
Mulai Besok, Ekspor Batubara Wajib Lapor ke Danantara
Minggu, 31 Mei 2026 | 19:55:18 WIB
Pasar
Wajah

Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB