BERLIN – Produsen otomotif asal Jerman, Volkswagen, dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah restrukturisasi besar-besaran yang berpotensi memangkas hingga 100.000 tenaga kerja dalam beberapa tahun ke depan. Informasi tersebut pertama kali dilaporkan majalah bisnis Jerman *Manager Magazin* dan kemudian dikutip sejumlah media internasional.
Selain pengurangan tenaga kerja, Volkswagen disebut juga sedang mengevaluasi kemungkinan menghentikan operasional empat fasilitas produksi di Jerman sebagai bagian dari upaya efisiensi perusahaan.
Laporan tersebut menyebutkan, rencana restrukturisasi akan dibahas dalam rapat dewan pengawas perusahaan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026. Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait besaran pengurangan karyawan maupun penutupan fasilitas produksi.
Narasi Reformasi Jilid II Provokatif, Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Dinamika 2027
Akademisi UI Dorong Penguatan Sistem Terpadu Hadapi Spionase dan Ancaman Digital
Menanggapi laporan tersebut, Volkswagen belum memberikan konfirmasi maupun bantahan secara rinci. Perusahaan hanya menyatakan bahwa berbagai opsi masih berada dalam tahap pembahasan dan akan diputuskan melalui mekanisme internal perusahaan.
Volkswagen juga mengakui industri otomotif global tengah mengalami perubahan besar sehingga model bisnis yang selama ini dijalankan perlu disesuaikan dengan tantangan baru.