|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : afrizal
BAGANSIAPIAPI - Ritual Bakar Tongkang di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tampak ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai daerah di tanah air dan luar negeri.
Selain wisatawan lokal, ternyata Ritual Bakar Tongkang yang merupakan salah satu event nasional itu juga ramai dikunjungi para wisatawan asing dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapore dan negara Prancis serta Amerika Serikat.
Wisatawan yang mayoritas dari suku Tionghoa tersebut terpantau ramai untuk memulai ritual sembahyang Bakar Tongkang dengan cara membakar dupa dan kertas sembahyang di Klenteng tertua, yakni Kelenteng Ing Hok King yang terletak di tengah Kota Bagansiapiapi, Selasa (18/6).
Kolaborasi PT Arara Abadi, Universitas Riau dan Media Lakukan Mitigasi dan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
Sistem Cegah Kebakaran Gambut berbasis IoT Menang Inovasi Lestari di Siak
Kelenteng Ing Hok King yang berdiri kokoh di tengah Kota Bagansiapiapi itu mulai dipenuhi asap dari dupa dan kertas sembahyang warna kuning yang dibakar para tamu untuk melakukan ibadah menurut kepercayaan yang mereka anut hingga turun temurun. Kelenteng Ing Hok King Bagansiapiapi ternyata dibangun sejak 1875 oleh suku Ang.
Sumiati (26), warga Jalan Perniagaan, pedagang yang membuka lapak disekitar Kelenteng Ing Hok King mengaku, para pengunjung yang datang biasanya berbelanja untuk membeli keperluan sembahyang, seperti kertas, dupa dan keperluannya sembahyang lainnya.