|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Delvi Adri
Kuota peserta didik lewat jalur zonasi saat ini capai 80 persen dari daya tampung. Ada pengurangan 10 persen dari kuota sebelumnya. Kuota yang bertambah bagi peserta didik lewat jalur prestasi. Kuotanya bertambah jadi 15 persen dari daya tampung.
Ada peningkatan sekitar 10 persen dari sebelumnya sedangkan kuota untuk dari luar kota tetap lima persen dari daya tampung. Para siswa yang hendak masuk jalur prestasi di bidang akademik rata-rata nilai USBN 95 sampai dengan 100 diberikan bobot 9 poin, untuk nilai 90 sampai dengan 94 diberikan bobot sebesar 8 poin.
Jamal menyebut perubahan ini terjadi sesuai evaluasi pihak kementrian. Pasalnya, ada sejumlah orangtua keberatan dengan kebijakan zonasi dalam PPDB. Kondisi ini terjadi di Surabaya dan Jakarta. Mereka keberatan banyaknya anak tempatan yang sekolah di dekat rumahnya.
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Jamal mengklaim, di Pekanbaru, daya tampung peserta didik baru masih mencukupi. Ada sekitar 15.000 peserta didik baru masuk ke SDN sedangkan daya tampung sekitar 14.845 peserta.
Sayangnya, daya tampung SMPN di Kota Pekanbaru belum bisa menampung. Ada sekitar 15.000 peserta didik yang akan masuk SMP. Tapi daya tampung hanya sekitar 8.300 peserta didik. Ada kemungkinan sejumlah siswa bersekolah di SMP swasta.