POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nasional

Defisit, BPJS Kesehatan Kaji Penyakit Akibat Rokok

Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB

Penulis : republika

 Defisit, BPJS Kesehatan Kaji Penyakit Akibat Rokok
ilustrasi

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menanggapi anggapan pakar yang menilai defisit yang dialaminya dipicu penyakit yang disebabkan karena rokok. Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan, perlu penelitian lebih detail terkait hal tersebut.

Iqbal membenarkan bahwa penyakit katastropik memang menjadi penyakit yang paling besar dibiayai BPJS Kesehatan. Sebab, penyakit katastropik adalah penyakit yang membutuhkan biaya besar dan terus-terusan seperti sakit jantung, strok, dan kanker.

Namun, menurut Iqbal, pendapat penyakit katastropik disebabkan karena rokok perlu dikaji lebih mendalam. "Jadi kalau dibilang salah satu penyebab defisit karena rokok itu harus dibuktikan dengan kajian yang kuat, karena permasalahan utama dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) itu adalah iuran yang tidak memadai," kata Iqbal kepada Republika.co.id, Kamis (27/6).

Baca :

Penyakit jantung, misalnya, memilik banyak penyebab. Menurut Iqbal, rokok bukan satu-satunya hal yang menyebabkan penyakit jantung. Banyak juga orang yang tidak merokok namun menderita penyakit jantung.

Ia menjelaskan, perlu dilakukan penelitian misalnya terhadap dua juta orang yang menderita penyakit jantung. Dari jumlah tersebut, harus dilihat berapa besar yang merokok, dan apakah orang tersebut sakit jantung karena rokok atau karena hal lain misalnya penyakit bawaan.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
nusantara
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:02:42 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB