|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : dasmun
RENGAT - Warga Desa Bandar Padang, Kecamatan Seberida Inhu nekat membunuh istrinya hanya karena masalah sepele. Saat istrinya menolak dan tidak mamu membuat obat sakit asam lambung langsung dihabisi dengan membacoknya menggunakan sebilah pisau.
Usai membunuh istrinya Asma Linda (24) sang suami Jon Helmi (30), mencoba untuk membunuh dirinya sendiri. Namun usahanya untuk bunuh diri gagal dan nyawanya masih terselamatkan.
Pembunuhan yang menggemparkan tersebut terjadi pada Sabtu (29/6) sekitar pukul 01.00 WIB diawali cekcok mulut antara Jon Helmi dan istrinya. Selanjutnya terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut yang juga terlihat oleh putri suami istri tersebut yang berinisial Aa (7).
Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran menerangkan, kejadian pembunuhan pertama kali dilaporkan Aa kepada tetangganya bernama Jamal (40), warga Desa Bandar Padang, Kecamatan Seberida, Inhu.
"Mamak saya sudah meninggal dipukul sama bapak saya," ujar Misran menirukan keterangan saksi Aa kepada Jamal.
Mendengar penuturan Aa, Jamal segera berlari menuju rumah korban dan melihat korban Asma Linda sudah tergeletak bersimbah darah di kasur kamar di dalam kelambu.
Di samping korban Asma Linda juga ditemukan suaminya, Jon Helmi dalam kondisi masih bernafas. Sayang nyawa korban Asma Linda tidak bisa diselamatkan lagi.
"Korban Asma Linda mengalami luka tusuk di bagian dada kanan terkena jantung, tangan, perut, dan paha korban. Korban meninggal di tempat kejadian perkara," kata Misran.
Sementara pelaku tampaknya berusaha bunuh diri dengan cara menusuk perutnya sendiri. Di tubuh pelaku ditemukan tiga luka tusukan yang membuat kondisi pelaku sempat kritis.
"Pelaku sempat cekcok dengam istrinya, kemudian menusuk istrinya. Melihat istrinya sudah terkapar tak bernyawa lagi, pelaku mencoba bunuh diri dengan menusukkan pisaunya ke perutnya sendiri," kata Misran.
Setelah diinterogasi, Jon Helmi telah mengakui perbuatannya. Ia nekat membunuh istrinya karena sakit hati.
"Pelaku sudah satu minggu sakit asam lambung dan meminta dibuatkan obat, tetapi istrinya nggak mau dan mengatakan menyesal hidup dan menikah dengannya," urai Paur Humas Inhu ini.*