POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Rohul

Kaki Petani Robek Diserang Beruang Madu Saat Menyadap Karet

Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB

Penulis : Hendra

Kaki Petani Robek Diserang Beruang Madu Saat Menyadap Karet
ilustrasi

PASIR PANGARAIAN - Beruang madu serang warga di kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Kali ini korbannya petani karet warga Desa Sungai Salak, Kecamatan Rambah Samo.

Konflik beruang dengan masyarakat, sebelumnya juga sudah pernah terjadi, bahkan sudah memakan korban jiwa seorang wanita petani karet warga Dusun Sungai Deras Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah merengang nyawa setelah bagian kepalanya terkena cakaran beruang madu.

Motif penyerangan beruang Kali ini  sama dengan korban Kali ini, dimana saat petani tengah menyadap Karet di kebunnya.

Baca :

Diakui Kepala desa Sungai Salak, Haryanto, seorang warganya diserang hewan buas jenis Beruang Madu, mengakibatkan kakinya luka robek dan mendapatkan jahitan dari tim medis.

Haryanto juga mengatakan, saat ini warganya yang bernama Sapri sudah mendapatkan penanganan dari tim medis.

"Awl kejadian beruang madu yang menyerang Sapri, disaat dirinya sedang  menyandap karet di kebunnya,  Kamis (27/6/19).

Baca :

"Ketika Sapri tengah menyadap getah karet dengan membawa anak dan‎ istrinya Rika," jelasnya, Minggu (30/6/2019) malam.

Namun disaat tengah menyadap pohon karet, tiba-tiba istri dan anaknya berteriak teriak minta tolong ke sang suami, karena dikejar seekor beruang.

Seketika itu, Sapri yang mendengat serta mengetahui istri dan anaknya dikejar oleh beruang, Sapri bergegas menuju istri dan anaknya yang dikejar beruang. Ketika itu Sapri menggantikan posisi istri yang dikejar beruang hingga ia mengalami luka dibagian kaki.

Baca :

"Dari keterangan Sapri ke saya, disaat anak dan istrinya yang dikejar beruang, Sapri mendatangi dan mengejar beruang, sehingga kakinya sempat terkena serangan beruang, namun disaat itu beruang kabur.

Kades menyatakan, anak dan istri Sapri tidak mengalami luka, namun masih takut untuk pergi ke ladang menyadap karet pasalnya hingga saat ini beruang tersebut belum berhasil ditangkap.

‎Kini warga ucap Kades masih takut untuk melaksanakan aktifitas di kebun, karena beruang madu masih belum bisa ditangkap oleh BKSDA Provinsi Riau hingga kini.

Baca :

"Saya imbau ke warganya untuk berhati-hati dalam melaksanakan aktifitas di kebun, jangan pergi ke kebun seorang diri, kalau bisa bawa teman atau rekan karena berbahaya, beruang madunya belum ditangkap, kalau mau pergi juga bawa rekan atau keluarga, dan jangan bawa istri atau anak kecil ke ladang karena sangat berbahaya," harapnya.*

 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
nusantara
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:02:42 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB