|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : republika
JEDDAH – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan menggelar pertemuan untuk membahas pelanggaran yang dilakukan Israel di Yerusalem Timur. Kegiatan itu dijadwalkan dilaksanakan di Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu (17/7) mendatang.
Dikutip laman Anadolu Agency, Ahad (14/7), dalam pertemuan tersebut para menteri luar negeri negara anggota OKI akan membahas sejumlah pelanggaran Israel di Yerusalem Timur yang diduduki, salah satunya pembukaan terowongan di bawah lingkungan Silwan baru-baru ini.
Selain itu, para menteri luar negeri anggota OKI akan membicarakan tentang penyitaan puluhan rumah milik warga Palestina oleh otoritas Israel. Hal itu tentu menyebabkan banyak warga Palestina di sana tak memiliki tempat bernaung.
Sepanjang 1,3 Km Jalan Tualang-Sungai Mandau Siak Akan Dibangun dari APBN
Wabup Siak Syamsurizal Optimis, Realisasi PAD Akan Dikejar di 2026
Sejak awal 2000-an, otoritas Israel diketahui telah melakukan pengeboran dan penggalian di sekitar Yerusalem Timur. Mereka berupaya menemukan kuil Yahudi kuno yang diduga terkubur di bawah kota tersebut.
Pekan lalu, Israel telah meresmikan terowongan yang diberi nama “Jalur Peziarah”. Terowongan itu membentang antara lingkungan Wadi Hilweh Silwan ke Tembok Barat, tepat di luar kompleks Masjid al-Aqsha.