|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : apitrajaya | Penulis : PE*
Sayangnya, pertumbuhan jumlah pemain dan kredit yang disalurkan para pinjol belum mampu membuat tingkat pemahaman terhadap industri keuangan nasional meningkat pesat. Hal ini tercermin dari tingkat literasi keuangan digital di Indonesia yang baru mencapai 35,5 persen.
Sementara masyarakat yang pernah menggunakan layanan keuangan digital baru mencapai 31,26 persen. "Masih banyak masyarakat yang menggunakan layanan keuangan informal," katanya.
Begitu juga dengan tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan alias inklusi yang baru 76 persen. Capaiannya tertinggal dari para negara tetangga, seperti Thailand 82 persen, Malaysia 85 persen, dan Singapura 98 persen.
PT BSP Salurkan Bantuan Tiang Listrik untuk Kampung Bandar Pedada
SKK Migas Sumbagut dan PT BSP Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Sumbar
"Angkanya lebih rendah dibandingkan beberapa negara lain di ASEAN," ungkapnya.
Untuk itu, ia berharap seluruh perusahaan sektor keuangan digital melakukan inovasi demi menarik minat masyarakat menggunakan layanan keuangan digital. Jokowi minta pelaku usaha pinjol tak hanya menyalurkan pembiayaan dan pembayaran online saja, tapi juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan digital di Indonesia.