|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : Ahmad Rafles
PANGKALANKERINCI--Pemerintah Propinsi Riau melalui Wakil Gubernur Riau H Edy Natar Nasution SIp menghadiri langsung panen raya padi bebas rasidu berlangsung di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan,Rabu (3/2/2021).
Tampak mendampingi Wagubri yakni Bupati Pelalawan HM Harris, Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, Kasrem 031/WB Kolonel Inf Junaedi M. Ssos. M.si, Dandim 0313/Kpr Letkol Inf Leo Oktavianus M. Sinaga. S.sos. M.l.Pol, Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK, Kejari Pelalawan Nophy T Suoth SH MH, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Baharudin, SH, unsur pimpinan Kecamatan Kuala Kampar, Kepala Desa se Kecamatan Kuala Lampar Kelompok Tani Desa se Kecamatan Kuala Kampar. Ketua dan Anggota Lembaga Adat Melayu Pesisir LAMP.dan undangan.
Bupati Pelalawan HM Harris dalam sambutannya mengatakan, bahwa di Kecamatan Kuala Kampar mempunyai luas lahan pertanian sekitar 9.200 Ha dan yang baru tertanam sekitar 7.200 Ha. Penanaman padi sistim bebas rasidu ini baru sekitar 450 ribu Ha. sedangkan bibit IP 200 sekitar 3200 Ha Selanjutnya lahan bebas residu di Desa Teluk Bakau berjumlah 450 Ha.
DPRD Sampaikan Masukan Strategis untuk RPJMD Riau 2025–2029
Wagubri: Peringatan HAKIN 2023, Momentum Kuatkan Komitmen Kawal Pemilu 2024
“ Saya sangat berharap kepada Bapak Wakil Gubernur agar lebih memperhatikan Kabupaten Pelalawan yang selama ini masih diperlukan peningkatan dan perkembangan dalam menuju Pelalawan sejahtera disegala bidang, “harap Bupati Harris.
Bupati Pelalawan dua periode ini juga mengharapkan kepada masyarakat Kecamatan Kuala kampar agar mampu memanfaatkan lahan yang begitu luas tersebut untuk mencukupi kebutuhan pangan sehingga dapat mewujudkan pelalawan makmur yang merupakan salah satu terwujudnya program Pelalawan Emas,” tutup Bupati Harris.
Sementera Wagubri Edy Natar mengatakan, untuk peningkatan kesejahteraan petani, melalui mutu, nilai tambah dalam pengembangan lahan pertanian perlu kerjasama pemerintah dengan para petani dan kalau lah ini terus dikembangkan. Saya sangat yakin pertanian padi kita semakin bertambah maju,”jelas Wagubri.
Dalam rangkaian acara tersebut Wagubri juga berdialog bersama kelompok tani. Dimana di awali oleh Hamdani Ketua kelompok tani sekaligus Kepala Desa Teluk Bakau yang mengharapkan kepada Bapak Wakil Gubernur agar menurunkan bantuan alat pertanian, berupa Kobelco.
Masyarakat Hadiri Kegiatan Open House Wagubri
Wagubri Pimpin Apel Siaga Penangggulangan Kebakaran dan Hutan di Riau
Kegunaan alat itu untuk pembuatan turap pantai. Dimana saat ini daerah lahan yang di panen saat ini sudah tidak jauh dari pantai. Turap yang ada saat ini dari pantai sekitar 20 meter. Jika tidak teratasi dari sekarang, lahan ini akan amblas dimasuki air asin.
Kemudian Hamdani juga mengutarakan keinginannya agar mendapatkan bantuan 4 Unit traktor roda 4 sebagai alat pengolahan lahan pertanian daerah ini, serta pembangunan infrastruktur jalan lingkar Pulau Mendul yang masih belum terselesaikan.Ini benar benar sebagai pendukung majunya perekonian masyarakat petani kususnya Kuala Kampar, “ harap Hamdani .