POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nasional

APP Sinar Mas Sosialisasi Pengelolaan Lahan Berkelanjutan

Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB

Penulis : rls

 APP Sinar Mas Sosialisasi Pengelolaan Lahan Berkelanjutan
Direktur Social and Security APP Sinar Mas Agung Wiyono dan Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono berbincang dengan petani Desa Makmur Peduli Api dalam acara IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019.

MAKASSAR - Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas kembali berpartisipasi dalam IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Dalam penyelenggaraan ke-11 ini, APP Sinar Mas mensosialisasikan keberhasilan pengelolaan lahan berkelanjutan melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dengan tujuan dapat memberi motivasi kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor kehutanan.

“Sejak 2015 lalu APP Sinar Mas melaksanakan program DMPA. Hingga Desember 2018 program ini telah berhasil memberikan dampak positif bagi 16.807 keluarga petani dari 284 desa yang tersebar di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat,” tutur Direktur Social and Security APP Sinar Mas Agung Wiyonoyang juga menjadi pembicara dalam IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019.

Dalam melaksanakan program DMPA, APP Sinar Mas bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Komunitas Gagego Organik (3G O). Komunitas 3G O merupakan sebuah komunitas yang berpengalaman dalam mengaplikasikan bahan organik di bidang pertanian, mulai dari pengelolaan lahan, pemakaian pupuk, hingga pestisida organik atau nabati.

Baca :

Kerja sama DMPA dengan Komunitas 3G O dilaksanakan di Distrik Air Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Di wilayah tersebut, Komunitas 3G O membimbing para petani dari 6 desa di sekitar konsesi PT Bumi Andalas Permai, mitra pemasok APP Sinar Mas.

Program DMPA di Distrik Air Sugihan berhasil mengubah pola pikir dan cara petani mengelola lahan secara lebih berkelanjutan. Sebelumnya, para petani di Distrik Air Sugihan terbiasa membuka lahan dengan cara membakar, namun kini pembukaan lahan dilakukan dengan cara tebas manual. Jerami padi dan jagung yang sebelumnya digunakan untuk membakar lahan pun kini berolah fungsi sebagai bahan membuat pupuk kompos.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB