|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : rls
MAKASSAR - Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas kembali berpartisipasi dalam IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Dalam penyelenggaraan ke-11 ini, APP Sinar Mas mensosialisasikan keberhasilan pengelolaan lahan berkelanjutan melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dengan tujuan dapat memberi motivasi kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor kehutanan.
“Sejak 2015 lalu APP Sinar Mas melaksanakan program DMPA. Hingga Desember 2018 program ini telah berhasil memberikan dampak positif bagi 16.807 keluarga petani dari 284 desa yang tersebar di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat,” tutur Direktur Social and Security APP Sinar Mas Agung Wiyonoyang juga menjadi pembicara dalam IndoGreen Environment & Forestry Expo 2019.
Dalam melaksanakan program DMPA, APP Sinar Mas bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Komunitas Gagego Organik (3G O). Komunitas 3G O merupakan sebuah komunitas yang berpengalaman dalam mengaplikasikan bahan organik di bidang pertanian, mulai dari pengelolaan lahan, pemakaian pupuk, hingga pestisida organik atau nabati.
Sinar Mas Agribusiness and Food Buka Kesempatan 45 Lulusan SMU Raih Beasiswa
Sinar Mas Agribusiness and Food Nihil Bakar Selama Tahun 2021
Kerja sama DMPA dengan Komunitas 3G O dilaksanakan di Distrik Air Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Di wilayah tersebut, Komunitas 3G O membimbing para petani dari 6 desa di sekitar konsesi PT Bumi Andalas Permai, mitra pemasok APP Sinar Mas.
Program DMPA di Distrik Air Sugihan berhasil mengubah pola pikir dan cara petani mengelola lahan secara lebih berkelanjutan. Sebelumnya, para petani di Distrik Air Sugihan terbiasa membuka lahan dengan cara membakar, namun kini pembukaan lahan dilakukan dengan cara tebas manual. Jerami padi dan jagung yang sebelumnya digunakan untuk membakar lahan pun kini berolah fungsi sebagai bahan membuat pupuk kompos.