|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : Molli Wahyuni
TAMBANG-- Tiga kakak beradik yang hanyut terseret arus Sungai Kampar di wilayah Desa Terantang Kecamatan Tambang, Kampar, Jumat siang (3/12/2021) membuahkan hasil. Dua dari tiga korban ditemukan meninggal dunia, Sabtu (4/12/2021), sedangkan satu lagi, Naila (5) masih dalam pencarian. Korban hanyut di sungai yang berhasil ditemukan adalah Wulan (20) dan adiknya Yusuf (3). Keduanya ditemukan tidak jauh dari lokasi.
Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes mengatakan, korban pertama yang ditemukan adalah Wulan pada pukul 0.30 WIB. Kemudian pagi harinya adiknya ditemukan mengambang sekitar pukul 06.30 WIB.
"Keduanya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Setelah itu jenazah dievakuasi ke darat selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas untuk divisum," kata Iptu Mardani Tohenes Sabtu (4/12/2021)
Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah
Donasi Rakyat Siak Rp1,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Ketiga korban hanyut ini adalah Wulan ( 20), Naila ( 5) dan Yusuf (3), ketiganya adalah anak kandung dari pasangan suami istri Edi Sukamto (50) dan Yelpi (50) warga Perumahan Permata Asri Dusun V Desa Kualu Kecamatan Tambang.
Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes MH, peristiwa ini berawal pada Jumat (3/12/2021) sekira pukul 09.00 WIB, saat itu Edi Sukamto (ayah korban) bersama Yelpi (ibu korban) mengajakd ketiga anaknya (korban) pergi memancing di Sungai Kampar wilayah Desa Terantang Kecamatan Tambang.
Sesampai di lokasi Edi Sukamto langsung memancing, sedangkan istrinya Yelpi dan tiga orang anaknya mandi di pinggiran sungai.
Puluhan Truk dari Siak Bertolak untuk Korban Bencana Sumatera
SKK Migas Sumbagut dan PT BSP Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Sumbar
Sekira pukul 11.30 WIB, sewaktu Edi Sukamto sedang memancing ikan, tiba-tiba ketiga korban terseret arus. Saat itu ibunya Yelpi berusaha menarik korban namun tidak bisa dan akhirnya ketiga korban hanyut dan tenggelam terseret arus sungai.
Ayah korban Edi Sukamto juga berupaya mencari korban dengan terjun langsung ke dalam sungai, namun korban tidak ditemukan. Kejadian ini kemudian diberitahukan kepada warga setempat dan juga pihak kepolisian dari Polsek Tambang, yang kemudian datang ke lokasi untuk ikut mencari korban.
Sekira pukul 12.00 WIB, Kapolsek Tambang bersama Kanit Reskrim, Kanit Intel, Piket SPK dan Bhabinkamtibmas Desa Terantang langsung menuju tempat kejadian.
Jumat Berkah di Siak, Bupati Serukan Kepedulian Masyarakat bagi Korban Bencana Sumatera
Bupati Siak Imbau Dua Kali Jumat Sedekah Khusus Bantu Korban Bencana Sumatera
Sekira pukul 15.00 WIB, Tim Basarnas Provinsi Riau, yang dipimpin oleh Dudi Sonata tiba ke lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan dibantu masyarakat sekitar, dengan cara menyisir di seputaran aliran Sungai Kampar mengunakan boat dan sampan/perahu.
Lalu sekira pukul 16.30 WIB, Tim Samapta Polres Kampar tiba di lokasi dan langsung bergabung melakukan pencarian terhadap korban. Lalu sekira pukul 17.30 WIB, Tim Tagana menyusul tiba di lokasi dan langsung turun membantu mencari korban.