|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : DL
PEKANBARU-- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Riau mengelar pelatihan membuat piring lidi yang diikuti lebih kurang 30 peserta bertempat di sekretariat Dharma Wanita Persatuan Unri di Gobah Pekanbaru, Sabtu(26/3-2022).
Ketua Dharma Wanita Unri Ny. Syafrina Aras Mulyadi mengatakan, pelatihan ini bertujuan membuka cakrawala anggota DWP Unri dan peserta, dari hanya sekedar hobi dan mengisi waktu luang, bisa berkembang menjadi sebuah kreatifitas yang diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan tambahan.
Diharapkan, ketrampilan yang dikuasai, dapat ditularkan pada kelompok-kelompok kecil di lingkungan sendiri, sehingga mampu melahirkan industri-industri kecil rumahan yang bisa membantu ekonomi dalam keluarga.
Polisi Gadungan dengan Modus Cinta Palsu Bawa Kabur Motor Wanita Paruh Baya
Colek Paha Wanita, Pria Muda Nyaris Babak Belur Dihajar Massa
Syafrina Aras Mulyadi, selaku Ketua DWP UNRI juga menjelaskan, pademi juga membatasi ruang gerak, sehingga berapa kegiatan tahunan dharma wanita Unri banyak yang ditunda.
Namun ditahun 2022 ini, ada berapa agenda yang sudah direncanakan, yaitu kegiatan sosial seperti belajar tahsin, serta bisa bidang pendidikan, berupa pelatihan keperibadian.
Kegiatan yang digawangi bidang ekonomi DW Unri seperti diungkapkan Ny Muhdarina Syaiful Bahri, bahwa ditahun 2022 ini memang pelatihan membuat piring lidi saja yang diprogramkan.
Edarkan Narkoba, Wanita Hamil 7 Bulan Diamankan di Tempat Hiburan Malam
Fokus Utama LK2S, Ricana Hambali: Penanggulangan Stunting, Difabel dan Wanita Rawan Sosial
"Di tahun 2022 ini, memang pelatihan kita baru ini.Bahkan di tahun sebelumnya, ada beberapa agenda yang hanya bisa kita lakukan secara daring, karena keterbatasan berkumpul akibat kondisi pademi,'' jelasnya.
Ditambahkan Muhdarina, pelatihan dari limbah lidi sawit ini diharapkan bisa menjadi ketrampilan yang bernilai ekonomis bagi peserta, jika dilakukan secara telaten dan serius.
Pelatihan yang berlangsung setengah hari ini, diikuti peserta secara antusias. Bahkan menurut salah satu instruktur, Las, pelatihan membuat piring lidi sawit ini tidak terlalu sulit asal fokus memperhatikan dasar penganyamannya. Bahkan, yang agak sulit dan memakan waktu justru meraut lidi sawit, jelas ketawa ringan.
Pelaku Hipnotis Raup Rp2 Miliar Ditangkap, Korban Diumpan Wanita Cantik
Plt Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya Akan Hadir di Bimtek SMSI Riau
"Kalau soal bahan baku limbah lidi sawit tidak terlalu susah mencarinya, apalagi di Riau banyak petani sawit. Tinggal kita bisa memilah mana lidi yang bisa digunakan untuk dianyam menjadi kerajinan piring lidi dan produk sejenisnya,"jelasnya.
Soal pemasarannya, Las mengakui bahwa permintaan cukup tinggi. Tinggal bagaimana kreatifitas pengrajin saja membuat berbagai macam produk dari limbah lidi sawit ini. Tidak hanya berupa piring, tapi juga keranjang buah.
Skrining Kanker Payudara Bagi Wanita Itu Penting
Terungkap, Sosok Wanita Penerobos Istana Kepresidenan