|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE/DL
PEKANBARU - Inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu di Kota Pekanbaru, turun 0,3 persen untuk periode Januari 2023.
"Tapi kalau year on year nya itu dari 7,04 persen, turun menjadi 6,85 persen. Ini harus tetap kita pertahankan bahkan kita tekan," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, ST. M.Si, Kamis (23/2-2023).
Disampaikannya, sejauh ini cabai merah masih menjadi salah satu komoditas pangan penyumbang inflasi tertinggi di Ibukota Provinsi Riau.
Bupati Zukri Tinjau Progres Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Terantang Manuk
Resmi! Kementerian BUMN Dibubarkan, Diganti Lembaga Baru Langsung di Bawah Presiden
"Kemudian sayur bayam, bawang merah dan kontrak rumah dan lain-lain juga (ikut memicu inflasi). Itu yang mengalami kenaikan-kenaikan (harga)," ungkapnya.
Untuk mengendalikan inflasi tersebut, terang Indra, ada beberapa langkah yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.