|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : mrh/agt
JAKARTA -- Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Taufik Aditiyawarman menyebut ledakan Kilang Pertamina di Dumai, Provinsi Riau dipicu kebocoran gas hidrogen.
Ia menyebut kebocoran terjadi pada Sabtu (1/4) pukul 22.42 WIB. Kebocoran terjadi pada gas hidrogen pipa 6 inci di compressor 212-C-2. Letak bocorannya pada line 2nd stage discharge compressor.
"Kebocoran tersebut diikuti flash serta menyebabkan getaran dan dentuman keras. Kemudian data terakhir dirasakan sampai radius 1 KM yang terdampak di perumahan warga," papar Taufik dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (4/4-2023).
Borok BUMD Riau Terungkap, Eks Direksi PT SPR Diduga Tilep Rp33 Miliar!
Polisi Bingung Siapa Bjorka yang Asli
Ia pun menjelaskan pada saat ledakan terjadi, sistem emergency shutdown-nya berfungsi, sehingga 2 unit compressor di unit Hydro Cracker Unit (HCU) tersebut dinonaktifkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan aktivitas unit-unit lain di Kilang Dumai itu tidak terganggu.
"Kemudian dilakukan pemadaman dan pendinginan dan Alhamdulillah rekan-rekan di lapangan koordinasi berjalan dengan baik sehingga pada jam 22.51 api sudah berhasil dipadamkan," jelas Taufik.