|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : des | Penulis : Putrajaya
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan harga bahan pokok di pasaran masih stabil hingga pertengahan Ramadan ini. Untuk ketersediaan bahan pokok diperkirakan mencukupi hingga Idulfitri 1444 Hijriah.
"Harga juga stabil. Sebenarnya di akhir bulan kemarin kita deflasi, artinya harga bahan pokok menurun dibandingkan sebelumnya sehingga terjadi deflasi," ujar Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Senin (10/4).
Indra Pomi mengatakan, pemerintah kota bersama Forkopimda melakukan persiapan jelang Idulfitri tahun ini. Mereka memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di pasaran tapi berdasarkan pantauan dinas terkait di lapangan masih kondusif.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Indra Pomi menjelaskan, Pekanbaru mengalami deflasi 0,17 persen pada akhir Maret. Hal ini dipengaruhi turunnya harga bahan pokok yang gampang bergejolak. "Ternyata, inflasi nasional juga mengalami penurunan 0,3 persen," terang Indra Pomi.
Menurutnya, inflasi dapat dikendalikan jika masyarakat mengatur pola belanja. Masyarakat cukup membeli keperluan sesuai kebutuhan. "Jangan beli barang hanya untuk disimpan di rumah dalam jangka waktu tertentu, agar barang-barang yang tersebut juga bisa dibeli oleh keluarga lain," ungkapnya seperti dikutip metroriau.
Sementara itu, deflasi itu disebabkan turunnya sejumlah harga bahan pokok tertentu mudah bergejolak. Bahan pokok mudah bergejolak itu antara lain, cabai, bawang, dan beras.
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Mutasi Demi Kelancaran Gaji ASN
DED Flyover Simpang Panam Selesai, Pembangunan Masih Terkendala Pembebasan Lahan
"Turunnya harga bahan pokok tertentu itu bukan karena daya beli masyarakat menurun. Daya beli masyarakat cukup baik. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,85 persen," pungkas Indra Pomi. (n*)