|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Rls/Putra
PEKANBARU - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencatatkan rata-rata realisasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) gasoline saat Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2023 mengalami kenaikan 7 persen dibanding rata-rata penyaluran normal pada Maret 2023 (rata-rata penyaluran normal) di wilayah Sumbagut.
Khusus wilayah Riau, konsumsi gasoline saat periode Satgas RAFI 2023 mengalami peningkatan konsumsi sebesar 6 persen atau 2.936 KL per hari dibandingkan konsumsi normal harian yaitu 2.762 KL per hari. Sementara itu, konsumsi gasoil mengalami penurunan senilai 19 persen atau 2.111 KL dibandingkan konsumsi normal 2.613 KL.
Hal ini dikatakan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar, Senin (8/5). Seperti yang diketahui wilayah operasional Sumbagut meliputi lima provinsi yaitu, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, Kepulauan Riau, dan Riau.
Etanol dalam BBM: Harapan Baru, Tantangan Lama
Gaya Nyentrik Kampanye Dr.Afni, Ikut Bagi Konsumsi hingga Nyetir Mobil Sendiri
"Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) telah berhasil mengamankan stok BBM selama Ramadan dan Idul Fitri. Tidak ada kelangkaan BBM di jalur-jalur mudik, stok BBM, LPG dan Avtur juga terjaga dengan baik dan aman. Khusus gasoline mengalami kenaikan konsumsi dan hal tersebut sudah kami antisipasi sebelumnya," ujar Freddy Anwar.
Menurutnya, rata-rata realisasi penyaluran gasoline Satgas RAFI 2023 berupa Pertamax Turbo, Pertamax dan Pertalite mengalami kenaikan 7 persen dibanding Maret 2023 dari 12.700 Kilo Liter (KL) menjadi 13.751 KL. Sedangkan rata-rata penyaluran gasoil berupa Pertamina Dex, Dexlite dan Biosolar mengalami penurunan 15 persen dibanding Maret 2023 dari 8.783 KL menjadi 7.577 KL di wilayah Sumbagut. Penyebab penurunan konsumsi gasoil diantaranya disebabkan karena kegiatan transportasi logistik dan industri mengalami penurunan kegiatan jelang hari raya Idul Fitri.