|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Molli Wahyuni/*
“Kita banyak sekali guru-guru yang sudah pensiun, untuk menggantikan itu maka kita buka pengangkatan untuk PPPK yang banyak juga. Karena sekarang ini kalau menerima guru honorer tidak bisa lagi,” jelasnya.
“Riau ini butuh sekolah, dengan begitu tentu banyak membutuhkan guru. Apalagi banyak sekarang sekolah yang meminta menjadi negeri. Karna itu, saya minta laksanakan tugas sebaik-baiknya walaupun di tempatkan di mana saja.” lanjutnya.
Sementara itu, guru di SMAN 3 Tapung Hulu, Kampar bernama Waslim mengaku bahagia bisa menerima SK PPPK dari Gubri Syamsur. Hal ini lantaran dirinya telah menanti lama menjadi pegawai ASN selama 30 tahun.
KPK Tetapkan Gubri Wahid, Kadis PUPR Riau dan Tenaga Ahli Jadi Tersangka
Gubri Apresiasi Ajang Anugerah Media Siber Indonesia SMSI Riau; Ini Motivasi dan Refleksi bagi Penerima
“Saya mengabdi sebagai guru honor itu sejak tahun 1993. Sudah 30 tahun saya mengajar, mulai mengajar di SMP hingga saat ini saya jadi pendidik di SMAN 3 Tapung Hulu,” ungkapnya.
“Penantian saya menjadi ASN PPPK lama sekali, tapi alhamdulillah sekarang saya sangat senang sekali dan bersyukur, karena dengan usia sekarang sudah memasuki 59 tahun artinya sebelum masa pensiun saya telah bisa mendapatkan SK ini,” pungkasnya.