|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Gubernur Riau menyampaikan bahwa pada triwulan II 2023, ekonomi Provinsi Riau tumbuh sebesar 4,88 dan merupakan sebuah kado istimewa untuk perayaan Hari Jadi Ke 6- Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Gubri Syamsuar mengatakan jika tiga tahun lamanya, bangsa Indonesia berusaha bertahan, bangkit, dan berhasil melawan pandemi Covid-19.
Syamsuar menuturkan, selain fokus pada penanganan dan pemulihan dampak Covid-19, Pemprov Riau dituntut untuk dapat berinovasi, dengan terus bersinergi menyatukan Visi dan Misi dalam mewujudkan pembangunan Provinsi Riau yang telah direncanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024.
DPRD dan Pemkab Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hari Jadi ke-26, Teguhkan Semangat “Bersinergi Menuju Pelalawan Menawan”
Gubernur Riau Tegaskan Isu Riau Merdeka Sudah Usang, Dorong Status Daerah Istimewa Riau
Sebutnya, pada RPJMD tahun 2019-2024, pertumbuhan ekonomi Riau ditargetkan sebesar 3,75 persen. Namun meksipun memiliki tantangan tersendiri akibat Covid-19, namun Ekonomi Riau Triwulan II 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 4,88 persen (y-on-y), dan melewati target yang telah ditetapkan.
"Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-6 di Indonesia. Capaian pembangunan Provinsi Riau juga menunjukkan tren positif," ucap Gubri, Rabu (9/8/23).