POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Mancanegara

Kenaikan Harga Makanan dan Minuman di Prancis Mencapai 13,1 Persen pada Juli 2023

Senin, 14 Agustus 2023 | 12:13:09 WIB

Penulis : Editor

Kenaikan Harga Makanan dan Minuman di Prancis Mencapai 13,1 Persen pada Juli 2023
Seorang konsumen berbelanja di sebuah supermarket di Nice, Perancis, [Foto: VOA]

JAKARTA - Biro Statistik Nasional Prancis, INSEE, baru-baru ini merilis data terbaru mengenai kenaikan harga makanan dan minuman di supermarket-supermarket di Prancis. Data tersebut menunjukkan adanya kenaikan sebesar 13,1 persen secara tahunan pada bulan Juli 2023. Kenaikan harga juga terjadi pada sektor daging dan minuman.

Dalam data yang diterbitkan, terungkap bahwa harga daging mengalami kenaikan hingga 11,3 persen, sementara harga minuman naik sebesar 10,1 persen. Tidak hanya itu, produk makanan lainnya juga mengalami kenaikan harga hingga mencapai 15 persen. Sementara itu, produk-produk pembersih rumah dan kebersihan tubuh juga mengalami kenaikan sebesar 9,4 persen.

Bulan sebelumnya, inflasi tahunan rata-rata di Prancis mencapai 4,3 persen, mengalami penurunan dibandingkan angka inflasi pada bulan Juli 2023 yang sebesar 4,5 persen. Walaupun terjadi penurunan, angka inflasi tersebut masih sejalan dengan prediksi dan merupakan angka terendah sejak Februari 2022. Penurunan inflasi ini terutama disebabkan oleh harga energi yang menurun dan kenaikan harga makanan serta produk manufaktur yang lebih moderat.

Baca :

Tidak lama setelahnya, Pemerintah Prancis mengajukan anggaran pengeluaran negara kepada parlemen. Anggaran tersebut mengamanatkan pemangkasan sebesar 4,2 miliar euro (setara dengan sekitar Rp 70 triliun). Ini merupakan pemangkasan anggaran terbesar dalam hampir 10 tahun terakhir. Langkah ini diambil guna menjaga keseimbangan anggaran dan mengatasi kondisi ekonomi saat ini.

Pada tahun 2024, Pemerintah Paris merencanakan alokasi anggaran pengeluaran sebesar 428,8 miliar euro (setara dengan Rp 7.186 triliun). Selain itu, mereka juga memiliki target untuk mengurangi defisit anggaran menjadi 4,4 persen dari Produk Domestik Bruto (GDP) pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan penurunan dari angka sebesar 4,9 persen pada tahun sebelumnya. Pemerintah Prancis berkomitmen untuk mencapai defisit anggaran di bawah 3 persen, sesuai dengan ketentuan Uni Eropa, sebelum berakhirnya periode kedua kepemimpinan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada tahun 2027.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
nusantara
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:02:42 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
1
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB