|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Tempo
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) berencana menggantikan jenis bahan bakar Pertalite dengan Pertamax Green 92 mulai awal tahun 2024. Pertamax Green 92 merupakan campuran Pertalite dengan kandungan etanol sebanyak 7 persen. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk mengembangkan bioenergi guna mencapai target emisi netral (NZE) pada tahun 2060.
"Di tahun 2024, kami akan memiliki 3 produk: Pertamax Green 92, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo," ungkap CEO Pertamina, Nicke Widyawati, saat berbicara dalam rapat bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada hari Rabu, 30 Agustus 2023.
Sementara itu, Pertamax Green 95 merupakan campuran Pertamax dengan angka oktan Ron 92 dan etanol. "Jadi, kami memiliki bensin hijau, energi hijau dengan emisi karbon yang rendah, yang akan menjadi produk-produk unggulan Pertamina," jelas Nicke.
Sepanjang 1,3 Km Jalan Tualang-Sungai Mandau Siak Akan Dibangun dari APBN
Wabup Siak Syamsurizal Optimis, Realisasi PAD Akan Dikejar di 2026
Perubahan dari Pertalite ke Pertamax 92, menurut Nicke, merupakan bagian dari program Langit Biru yang tengah dijalankan oleh Pertamina. Langkah ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama program Langit Biru yang sebelumnya telah dilakukan dengan menaikkan bensin bertanda RON 80 menjadi RON 90.
"Kami meneruskan program Langit Biru tahap 2. Kami meningkatkan bahan bakar bermutu rendah dari RON 90 menjadi 92," ujar Nicke.