|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
INHIL - Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan peninjauan jalan amblas yang menjadi penghubung antara Inhil dan Inhu di Kecamatan Kempas, Jumat (1/9/2023).
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah IV Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau, tahun anggaran 2023 telah melaksanakan 3 (tiga) kali penanganan perbaikan fungsional jalan tersebut.
Perbaikan jalan terebut diantaranya penanganan perbaikan fungsional jalan untuk yang Ke-1 (satu) tanggal 14-20 Maret 2023, penanganan perbaikan fungsional jalan untuk yang Ke-2 (dua) 18-20 Juni 2023, penanganan perbaikan fungsional jalan untuk yang ke-3 (tiga) kalinya 17-24 Juli 2023.
Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru
Sepanjang 1,3 Km Jalan Tualang-Sungai Mandau Siak Akan Dibangun dari APBN
"Jadi kondisi badan jalan saat ini ada sebagian jalan amblas, dari cerita warga setempat jika pasang besar pada sungai Indragiri maka sudah mengenangi badan jalan," kata Syamsuar.
Setelah melihat kondisi jalan tersebut, Gubernur Syamsuar mengatakan bahwa jalan yang sudah 3 (tiga) kali penanganan perbaikan fungsional jalan tahun anggaran 2023 ini akan dibangun jembatan.
"Tahun ini belum bisa kita bangun, namun tahun depan akan kita bangun jembatan untuk memudahkan masyarakat," pungkasnya.
Pemkab Rohil Tegaskan, Perjalanan Wabup ke Sumbar Pakai Dana Pribadi
Kecelakaan Maut Grand Max dan Hino di KM 53 Pelalawan, Dua Tewas
Namun meskipun demikian jalan yang sebagian amblas tersebut akan diperbaiki agar ke depan aktivitas masyarakat tidak terganggu. Apalagi saat air pasang naik sehingga kendaraan roda empat yang ingin melewati harus menunggu sampai pasang surut.
Salah seorang warga setempat, Raja Hasan Basri menyampaikan bahwa jalan yang amblas tersebut jika pasang akan digenangi air pasang dengan kedalaman setinggi betis orang dewasa. Sehingga kendaraan roda empat harus mengantri menunggu pasang surut atau tinggi air berkurang.
"Air pasang jam 8 malam, di jalan yang ambles ini akan tergenang air sehingga pengendara kesulitan untuk melewati jalan tersebut," terangnya.
Polemik Bandara IMIP: Ketika Pernyataan Pejabat Negara Tak Lagi Sejalan
Ribuan Warga Padati Kampar Utara, Rela Berjalan Ratusan Meter Demi Saksikan Pembukaan MTQ ke-54
"Kalau mereka memaksa untuk melewati makan banyak yang mati mesin kendaraan mereka di tengah jalan yang amblas tersebut, dan itu harus kita bantu agar bisa lewat dan tidak mengganggu pengguna jalan lain nantinya," pungkasnya.*