|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Dalam usahanya menyelundupkan narkotika ini, kedua pelaku berpura-pura sebagai nelayan yang sedang mencari ikan di laut, meskipun mereka mengakui bahwa ini adalah pertama kalinya mereka menjadi kurir narkotika. Sebelum penyerahan kepada Badan Pemberantasan Narkotika Provinsi Riau, kedua pelaku menjalani tes urine yang mengindikasikan bahwa mereka telah mengonsumsi sabu.
Selain kedua tersangka, Tim Lanal juga berhasil menyita beberapa barang bukti, termasuk satu kapal pancung tanpa nama berwarna biru dan sejumlah peralatan nelayan, seperti 5 keping jaring, 1 buah parang, 1 tas berwarna hitam, dan 1 tas pinggang kecil.
"Kedua tersangka beserta barang bukti telah kami serahkan hari ini kepada BNNP Riau untuk proses lebih lanjut," tambah Danlanal Dumai Kolonel Laut Kariady Bangun.
Oknum Polisi Riau Jadi Bandar Sabu, Terancam Dipecat Tidak Hormat
Tim Gabungan BP3MI Riau di Dumai Gagalkan Pemberangkatan 7 PMI Ilegal Asal Aceh
Sementara itu, Kabid Pemberantasan Narkoba dan Intelijen BNNP Riau, Kombes Polisi Berliando, memberikan apresiasi kepada Lanal Dumai atas keberhasilan dalam membongkar penyelundupan sabu ini dan komitmennya dalam menjaga dan mengawasi perairan dari kejahatan narkotika. "Narkotika ini merupakan kejahatan luar biasa, dan kedua pelaku ini akan kita proses. Kami mengapresiasi Lanal karena ikut mengawal perairan kita dari penyelundupan narkotika," kata Kombes Berliando. *
Pewarta : Abdul Razak