|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Pasar karet rakyat atau bahan olahan karet (Bokar) di Provinsi Riau pada bulan September 2023 menunjukkan beberapa perubahan signifikan dalam harga dan pola distribusi.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja, juga telah memberikan laporan hasil lelang komoditi perkebunan di beberapa daerah di Riau, khsususnya bokar di beberapa Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Kabupaten/Kota Riau.
"Terjadi stabilitas harga bokar di Kabupaten Kampar. Harga karet di Kampar tetap stabil pada Rp. 6.000,-/kg. Faktor pabrik yang sudah tutup dan penjualan melalui KUB Karet Mandiri kepada tengkulak mungkin mempengaruhi stabilitas harga di daerah ini," ungkap Defris Hatmaja, Kamis (21/9/2023).
Harga Emas Antam Longsor di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya
Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Drastis Tembus Rp37 Ribu per Kg
Lalu, harga karet di Kabupaten Rokan Hulu. Harga bokar ditingkat petani/KUB: Rp. 8.732,-/kg atau naik Rp. 487 dari minggu sebelumnya.
Kemudian, harga karet Kabupaten Rokan Hilir. Harga bokar di tingkat petani/KUB Rp. 8.500,-/kg atau stabil dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
Sedangkan, harga karet di Kabupaten Kuansing untuk tingkat Apkarkusi Rp. 10.525,-/kg atau naik Rp. 375 dari minggu sebelumnya.
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Bupati Siak Terima Penghargaan UHC di Tengah Ujian Keluarga
"Di Kabupaten Indragiri Hulu untuk tingkat UPPB Sumber Makmur Rp7.900,-/kg atau naik Rp200 dari minggu sebelumnya," jelasnya.
Selanjutnya, harga karet di Kabupaten Bengkalis untuk Tingkat Kelompok Tani Getah Tender Masjid Al-Ikhlas Pembinaan Bumdes Desa Petani, harga bokar Rp. 10.783,-/kg atau naik Rp. 444 dari minggu sebelumnya.
Sementara itu, harga bokar ditingkat pabrik arau Gapkindo KKK 100% tetap stabil pada Rp16.400,-/kg.
Harga Sawit Swadaya Riau Turun Efek Lesunya Pasar CPO
Harga Sawit Swadaya Riau Turun Efek Lesunya Pasar CPO
"Dinas Perkebunan Provinsi Riau terus mendorong peningkatan mutu karet petani Riau dengan memperkuat Kelembagaan Petani Karet dan mengajak mereka untuk bergabung dalam Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), sehingga mutu hasil karet rakyat dapat lebih baik dan harga jual di tingkat petani dapat meningkat," tukasnya.*