POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Pasar

Harga Bokar di Riau, Per 21 September 2023 Stabil 

Kamis, 21 September 2023 | 14:59:00 WIB
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
Harga Bokar di Riau, Per 21 September 2023 Stabil  - Pekanbaruexpress
Ilustrasi :

PEKANBARU - Pasar karet rakyat atau bahan olahan karet (Bokar) di Provinsi Riau pada bulan September 2023 menunjukkan beberapa perubahan signifikan dalam harga dan pola distribusi. 

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja, juga telah memberikan laporan hasil lelang komoditi perkebunan di beberapa daerah di Riau, khsususnya bokar di beberapa Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Kabupaten/Kota Riau.

"Terjadi stabilitas harga bokar di Kabupaten Kampar. Harga karet di Kampar tetap stabil pada Rp. 6.000,-/kg. Faktor pabrik yang sudah tutup dan penjualan melalui KUB Karet Mandiri kepada tengkulak mungkin mempengaruhi stabilitas harga di daerah ini," ungkap Defris Hatmaja, Kamis (21/9/2023).

Baca :

Lalu, harga karet di Kabupaten Rokan Hulu. Harga bokar ditingkat petani/KUB: Rp. 8.732,-/kg atau naik Rp. 487 dari minggu sebelumnya.

Kemudian, harga karet Kabupaten Rokan Hilir. Harga bokar di tingkat petani/KUB Rp. 8.500,-/kg atau stabil dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Sedangkan, harga karet di Kabupaten Kuansing untuk tingkat Apkarkusi Rp. 10.525,-/kg atau naik Rp. 375 dari minggu sebelumnya.

Baca :

"Di Kabupaten Indragiri Hulu untuk tingkat UPPB Sumber Makmur Rp7.900,-/kg atau naik Rp200 dari minggu sebelumnya," jelasnya.

Selanjutnya, harga karet di Kabupaten Bengkalis untuk Tingkat Kelompok Tani Getah Tender Masjid Al-Ikhlas Pembinaan Bumdes Desa Petani, harga bokar Rp. 10.783,-/kg atau naik Rp. 444 dari minggu sebelumnya.

Sementara itu, harga bokar ditingkat pabrik arau Gapkindo KKK 100% tetap stabil pada Rp16.400,-/kg.

Baca :

"Dinas Perkebunan Provinsi Riau terus mendorong peningkatan mutu karet petani Riau dengan memperkuat Kelembagaan Petani Karet dan mengajak mereka untuk bergabung dalam Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), sehingga mutu hasil karet rakyat dapat lebih baik dan harga jual di tingkat petani dapat meningkat," tukasnya.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
LOS ANGELES
Studi Ungkap Kendaraan Listrik Turunkan Polusi Udara dan Risiko Penyakit
Senin, 26 Januari 2026 | 11:56:27 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB