|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
“Bagi PT. APSL sendiri, ini juga bagian dari upaya korporasi dalam memperkuat keyakinan pasar domestik maupun global, sehingga kelak berbuah positif terhadap pendapatan perusahaan,” harapnya.
Sertifikasi ISPO dikembangkan oleh Kementerian Pertanian dan ditetapkan melalui Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan, dan Peraturan Menteri Pertanian No. 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.
‘’Selain menciptakan tata kelola industri kelapa sawit yang berkonsep bisnis berkelanjutan, pemenuhan syarat ISPO juga bentuk komitmen PT. APSL untuk memenuhi Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2020,’’ jelasnya.
Bupati Siak Penuhi Janji ke Masyarakat Jadi Saksi di Sidang Konflik Tumang
Rekapitulasi DPB Triwulan III 2025 di Kampar Berjalan Lancar, KPU Tegaskan Komitmen Pemutakhiran Data Pemilih
Penyerahan serfikat ISPO dilakukan oleh Certification Business Unit Manager PT. BVI, Fajar Deniswara kepada Direktur Operasional PT. APSL, Johannes K, di Kantor PT. BVI, Jalan Jenderal S. Parman Jakarta Barat, Jumat (8/9/2023).
Turut mendampingi dari PT. APSL Zainul Hakim (Dept. Agronomi), Marcel Tobie Hutagalung (Dept. Legal), dan Dedy Alisyahbana (SPV Dept. Sustainability), serta Indah Krismaiyarni, Technical Assistant for Forestry Certification PT. BVI.