JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo secara resmi telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo di tengah sorotan kasus dugaan korupsi yang tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan kementeriannya.
"Diberikan kesempatan melalui Menteri Sekretaris Negara, Pak Pratikno, saya ingin menyampaikan usul dan surat pengunduran diri sebagai menteri," kata Syahrul di Kementerian Sekretariat Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Kamis.
Syahrul datang untuk bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, pada pukul 17.20 WIB, melalui pintu selatan Kompleks Istana Kepresidenan, setelah melalui Wisma Negara.
Modernisasi Pertanian di Papua Perkuat Ekonomi Daerah dan Ketahanan Pangan Nasional
Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat
Menteri Pertanian yang juga merupakan anggota Partai NasDem ini tiba di Indonesia pada Rabu (4/10) petang, setelah sebelumnya dilaporkan "hilang kontak" selama penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Pada tanggal 24 September 2023, Syahrul berangkat ke Italia, kemudian melanjutkan perjalanannya ke Spanyol. Awalnya, dia dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada hari Sabtu (30/9), tetapi dia berpisah dari delegasi Kementan dan tidak dapat dihubungi hingga Senin (2/10).