|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Adlis Pitrajaya
JAKARTA - Pemerintah Bolivia mengumumkan pada Selasa bahwa mereka telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai tanggapan terhadap serangan Israel di Jalur Gaza. Sementara itu, negara-negara tetangga, Kolombia dan Cile, juga menarik duta besar mereka dari Israel.
Ketiga negara Amerika Selatan ini mengutuk serangan yang dilancarkan oleh Israel di Jalur Gaza dan menyampaikan kecaman atas kematian warga Palestina. Serangan terbaru Israel terjadi di kamp pengungsi Jabilia pada Selasa petang, di mana enam bom berkekuatan total enam ton dijatuhkan oleh Israel ke kompleks apartemen pengungsi tersebut.
Sekitar 400 orang dilaporkan tewas atau terluka, sementara ribuan lainnya terperangkap di bawah reruntuhan. Seluruh kompleks kamp pengungsi dengan 15 gedung apartemen hancur hanya dalam beberapa detik.
30 Ribu Benda Bersejarah Akan Dikembalikan Belanda ke Indonesia!
Ustaz Abdul Somad Ceramahi Polri di Mabes, Kapolri Sigit: “Kami Dapat Kehormatan Besar”
Wakil Menteri Luar Negeri Bolivia, Freddy Mamani, menyatakan, "Bolivia memutuskan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Israel sebagai tindakan penolakan dan kecaman terhadap serangan militer Israel yang agresif dan tidak proporsional di Jalur Gaza," dalam konferensi persnya.
Bolivia menjadi negara pertama di dunia yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel sebagai tanggapan terhadap serangan brutal Israel terhadap warga sipil Gaza dengan alasan mengejar petinggi Hamas.