|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
PEKANBARU -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Mamun Murod menjelaskan Program Riau Hijau yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat, capaiannya sangat menggembirakan. Bahkan di Tahun 2022 lalu, targetnya meningkat signifikan dari 5,1 km menjadi 21 km lebih.
Program Riau Hijau dengan menurunkan emisi gas rumah kaca dilakukan melalui gerakan penghijauan penanaman bibit tanaman di berbagai kawasan di Riau. Kegiatan ini terus digalakkan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
"Program Riau Hijau tidak dapat dilakukan sendiri oleh Dinas LHK, tapi harus melibatkan berbagai elemen masyarakat dan gotong royong semua pihak. Baik swasta, NGO (Non Government Organization), perguruan tinggi, media, komunitas dan lainnya,” ujar Murod, Rabu (15/11/23) di Pekanbaru.
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya alam, Riau Hijau bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju pembangunan berkelanjutan. Yakni dengan meningkatkan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup, meningkatkan kualitas pengelolaan SDA, dan meningkatkan bauran energi dari sumber daya energi terbarukan.
Untuk mewujudkan Program Riau Hijau, DLHK sebagai leading sektor telah melakukan banyak hal. Di antaranya menyelesaikan penguasaan tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan melalui Inver PPTPKH (permukiman, fasum dan fasos, Sarana Prasarana Pemerintah dan Lahan Garapan).