|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE/DL
PEKANBARU-- Ditemukannya sejumlah makanan kadaluarsa dari hasil inspeksi mendadak yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru di salah satu swalayan di Pekanbaru mendapat perhatian serius dari anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Munawar Syahputra SH.
Munawar memperkirakan kemungkinan barang kadaluwarsa lain juga masih ada diswalayan lain yang ada di Pekanbaru, hanya saja mungkin belum terungkap.
"Ini kan yang baru ketahuan secara langsung oleh Disperindag Pekanbaru. Saya curiga masih ada barang yang sama di supermarket atau juga swalayan lain. Karena tidak semua pemilik usaha peduli dengan itu, apalagi yang mendekati tanggal kadaluwarsa mungkin masih ditahan supaya tetap laku terjual. Sementara menurut aturannya untuk makanan yang mendekati kadaluwarsa, minimal 3 bulan sebelumnya sudah harus ditarik dari peredaran," kata Munawar, Kamis (7/12).
Cegah Keracunan! TNI Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis
Bupati Afni Terkejut Ada Temuan Pegawai Setahun Tak Masuk Kerja Masih Terima Gaji
Munawar mengatakan terbatasnya tenaga Disperindag untuk mengawasi secara langsung ke lapangan hendaknya juga bisa menyadarkan masyarakat untuk bisa menjadi konsumen cerdas ketika berbelanja makanan atau juga minuman. Jangan hanya tergiur harga yang murah kemudian melakukan aksi borong. Atau hanya berharap kepada pemerintah atau juga pelaku usaha untuk menarik sendiri barang dagangannya.
"Masyarakat harus memiliki kepedulian, paling tidak untuk melindungi dirinya dan keluarga. Tidak mungkin Disperindag akan turun satu per satu ke supermarket yang tersebar di Pekanbaru, karena jumlahnya banyak. Sebaiknya masyarakat juga mesti peduli. Minimal setiap akan membeli barang yang akan dikonsumsi ya dilihat dulu kemasannya dan tanggal atau masa berlakunya," imbuh Munawar lagi.
Munawar juga menyarankan kepada masyarakat untuk berani speakk up atau berkata jika memang ada barang yang ditemukan disupermarket yang kadaluarsa. karena itu nanti tidak hanya menyelamatkan satu konsumen saja, melainkan banyak konsumen. Kalau tidak ada yang memberi tahu, bisa jadi pemilik usaha mendiamkan dan berharap pembeli tidak terlalu teliti dan barangnya tetap dibeli.
Emado's Kini Hadirkan Makanan Timur Tengah di Pekanbaru
APHI Riau Tanggapi Video Pertemuan Bupati Siak dengan PT SSL
Selain menemukan barang kadaluarsa, Disperindag Kota Pekanbaru yang terun bersama BPOM juga menemukan adanya produk makanan dan minuman tiruan. **