|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
Dijelaskan, bahwa ia sengaja tidak menunda peninjauan ke lokasi. Meski waktu itu, Edy baru saja selesai melakukan gerakan salat subuh berjamaah. Karena menurutnya, sesuatu yang berkaitan dengan kepedulian masyarakat ini adalah hal penting.
“Saya telah mengarahkan anggota saya ke sini, Alhamdulillah datang ke sini dicoba di normalisasi dan teratasi. Jadi panjang aliran anak sungai ini kurang lebih 1 kilometer. Sekarang bisa lebih lancar airnya,” jelasnya.
Diungkapkan, sebelumnya area aliran anak sungai tersebut sudah tertimbun tanah dan banyak sampah berserakan. Menurutnya, hal itu jugalah yang menjadikan faktor meluapnya air ke permukiman warga.*
Bupati Siak Imbau Sambut Tahun Baru Tak Perlu Pesta Hura-hura, Fokus Banjir
Setelah ‘Dirujak’ Netizen, Endipat Akhirnya Minta Maaf ke Ferry Irwandi
Gubernur Edy Nasution berharap, seluruh masyarakat harus memiliki nilai kesadaran yang tinggi untuk menjaga lingkungan. Sebab, jika pihak pemerintah telah mencoba normalisasi aliran sungai tetapi kebiasan membuang sampah sembarangan terus dilakukan, tentu banjir bisa saja datang kembali.
“Sehingga saya juga tadi sampaikan ke Pak RW Pak RT, tolong yang begini [menjaga lingkungan] diikuti juga dengan ke sadaran masyarakat. Bangun komunikasi dengan masyarakat supaya jangan membuang sampah di sekitar sini, karena nanti nilai akhirnya enggak ada,” ungkapnya.