|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU-- Satlantas Polresta Pekanbaru, menilang dan mengamankan 35 sepeda motor yang terlibat aksi balap liar (Bali), hasil patroli dan operasi antisipasi kejahatan jalanan, yang digelar Sabtu (16/12) malam.
Puluhan motor yang terjaring itu didapat dari operasi yang dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman, Tuanku Tambusai, hingga Diponegoro.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Jefri Ronald Parulian Siagian mengatakan, operasi ini bertujuan meminilisir aksi balap liar dan pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian sepeda motor (C3) di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.
Donasi Rakyat Siak Rp1,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Pemkab Siak Lunasi Utang Hampir Rp200 Miliar, Sisanya Dicicil Hingga 2026
"Kegiatan represif balap liar dan genk motor ini merupakan patroli dan operasi antisipasi kejahatan jalanan," kata Kombes Jefri, Minggu (17/12).
Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Birgitta Atvina Wijayanti menambahkan, saat ini sebanyak 35 motor yang terlibat balap liar sudah diamankan di Polresta Pekanbaru.
"Puluhan kendaraan ini ditilang dan diamankan untuk memberi efek jera," tegas Gitta.
Subuh Mencekam, Gajah Liar Masuk Pemukiman Serang Anak 8 Tahun
Borok BUMD Riau Terungkap, Eks Direksi PT SPR Diduga Tilep Rp33 Miliar!
Selain itu, sambung Gitta, operasi ini juga ingin menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan keselamatan lalulintas (Kamseltibcar) bagi masyarakat.
"Operasi ini bertujuan menciptakan rasa aman ditengah-tengah masyarakat, meminimalisir terjadinya laka lantas, balap liar dan tindak kejahatan jalanan lainya," jelas Gitta. *