|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU - Sekitar 200 kios Pasar Induk telah selesai dibangun pengelola, PT Agung Rafa Bonai (ARB). Pihak pengelola menargetkan membangun sekitar 400 kios.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Kamis (22/2), mengatakan, progres pembangunan Pasar Induk itu sudah 75 hingga 80 persen. Artinya, operasional Pasar Induk sudah dilakukan usai Lebaran.
"Pasar Induk ini mutlak kami butuhkan. Supaya, bahan pokok yang masuk terintegrasi seluruhnya," ujarnya.
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Harga Sawit Swadaya Riau Turun Efek Lesunya Pasar CPO
Dengan beroperasi Pasar Induk, Disperindag bisa mendata seluruh bahan pokok yang masuk ke Pekanbaru, sebelum disebar ke pasar tradisional.
Saat ini, para pedagang grosir bahan pokok masih menempati tempat penampungan sementara (TPS) di belakang Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS). Sebagian pedagang lainnya berjualan di Jalan Ahmad Yani, Jalan Tuanku Tambusai, Simpang Tangor.