|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : del/agt
JAKARTA-- Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.646 per dolar AS pada Selasa (27/2). Mata uang Garuda melemah 16 poin atau minus 0,10 persen dari perdagangan sebelumnya.
Senada, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp15.655 per dolar AS pada perdagangan sore ini.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak di zona hijau. Tercatat, baht Thailand menguat 0,14 persen, ringgit Malaysia menguat 0,19 persen, dan dolar Singapura menguat 0,07 persen.
Di sisi lain, peso Filipina dan yuan China melemah 0,01 persen. Sementara itu won Korea Selatan dan dolar Hong Kong terpantau mandek.
Nilai Tukar Rupiah Melemah Rp16.771 per Dolar AS
Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah
Sedangkan mata uang negara maju terpantau kompak perkasa. Tercatat, poundsterling Inggris menguat 0,05 persen, dolar Australia menguat 0,20 persen, dan euro Eropa menguat 0,05 persen.
Lalu, dolar Kanada menguat 0,04 persen dan franc Swiss menguat 0,14 persen.
Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah hari ini dipicu kekhawatiran pasar atas inflasi. Walaupun indeks dolar AS sedang menurun, hal itu cukup menekan rupiah.
"Harga beras yang tinggi dikhawatirkan akan bisa ikut menaikkan harga kebutuhan pokok lainnya dan inflasi," ujarnya seperti dikutip CNNIndonesia.com.
Ia mengatakan lonjakan inflasi memicu kekhawatiran pasar bahwa BI akan semakin agresif menaikkan bunga acuan.