|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Moli Wahyuni | Penulis : ADVETORIAL
Ricana juga mengatakan bahwa Dekranasda Kabupaten Kampar mendukung penuh para pengrajin Tenun Songke. Baik dalam mengembangkan usahanya serta membantu pemasarannya. Mulai baik di dalam daerah maupun luar daerah, dengan salah satu cara yaitu membuka galeri Dekranasda Kabupaten Kampar. Dengan demikian kita juga ikut dalam melestarikan kebudayaan, karena songket merupakan salah satu bahan pakaian adat di Kabupaten Kampar.
Ricana juga meminta Dinas Perindag dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kampar untuk ikut mendukung dalam pengembangan tenun songket di Kabupaten Kampar. Diantaranya dengan membantu dalam membuat hak cipta serta mengadakan pelatihan bagi pengrajin yang juga merupakan pelaku UMKM agar lebih mampu mengembangkan usaha kerajinannya dan mencari penerus pengrajin songket merupakan PR bagi kita bersama dalam upaya melestarikan Tenun Songket kabupaten Kampar.
Seperti yang dilaporkan bahwa saat ini ada lebih kurang 20 orang pengrajin songket yang ada di Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung, dengan permasalahan yang sama yaitu permodalan dan pemasaran songket tradisional sulit dilakukan. Dan ini harus segera dibangkitkan kembali agar mata luar tahu bahwa Kampar memiliki identitas di bidang tenun kain.
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
“Tenun Songket Kampar ini dibandrol dengan harga mulai dari 2.900.000 rupiah sampai 4.000.000 rupiah. Harga ini sangat wajar mengingat bahan baku yang juga mahal dan terlebih pembuatannya yang rumit dan memakan waktu satu bulan untuk satu kain tenun songket," ujar Ricana.
Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Kampar ini memberikan apresiasi dan langsung memesan sebanyak 10 pasang kain tenun songket yang akan digunakan dan dipakai saat pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Riau di Dumai pada April 2024 mendatang. Ini yang merupakan salah satu bukti dukungan kepada pengrajin.(ADV)