|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE*
"Hasil dari Cina ini bisa memberikan sentimen positif untuk aset berisiko termasuk nilai tukar emerging markets," jelasnya.
Lebih lanjut, Ariston mengatakan tekanan dolar AS terhadap rupiah terlihat masih cukup tinggi. Hal ini karena ketegangan geopolitik masih bisa mendorong sebagian pelaku pasar masuk ke aset aman dolar AS.
Ariston menuturkan, dari dalam negeri, potensi inflasi ke depan dengan wacana kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dan defisit current account juga membebani rupiah.
Nilai Tukar Rupiah Melemah Rp16.771 per Dolar AS
Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah
"Oleh karena faktor di atas bisa menahan penguatan rupiah lebih lanjut," ujar Ariston.
Adapun pada hari ini mata uang rupiah terhadap dolar AS berpotensi menguat ke arah Rp 15.800. Sementara potensi pelemahan ke arah Rp 15.900.*