|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : Molli Wahyuni/*
"Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh Petugas yang telah bersungguh-sungguh dan ikhlas melayani masyarakat. Tetap semangat dan terus tingkatkan kinerja," imbuhnya.
Edi Afrizal menjelaskan, Unmet Need adalah kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi, merupakan persentase perempuan kawin yang tidak ingin memiliki anak lagi atau ingin menjarangkan kelahiran tetapi tidak memakai kontrasepsi.
Dijelaskan, sasaran tidak langsungnya adalah pelaksana dan pengelola KB. Tujuannya adalah menurunkan tingkat kelahiran melalui pendekatan kebijaksanaan kependudukan terpadu. Untuk mencapai keluarga yang berkualitas, keluarga sejahtera.
Bupati Siak Terima Penghargaan UHC di Tengah Ujian Keluarga
Ribuan Warga Padati Kampar Utara, Rela Berjalan Ratusan Meter Demi Saksikan Pembukaan MTQ ke-54
“Kegiatan ini termasuk Program Bangga Kencana BKKBN yang merupakan akronim dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana. Juga satu di antara program unggulan dari BKKBN. Jadi Bangga Kencana menjadikan keluarga sebagai sandaran pembangunan serta berfokus mewujudkan keluarga yang berkualitas,” ucap Edi.*