POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Pasar

PHR Pastikan Produksi Migas Blok Rokan Tetap Produktif, Meski Sempat Diterjang Banjir

Senin, 22 April 2024 | 19:03:00 WIB

Editor : Deslina | Penulis : PE*

PHR Pastikan Produksi Migas Blok Rokan Tetap Produktif, Meski Sempat Diterjang Banjir
Ilustrasi: Dua pekerja PHR tengah melakukan peninjauan di salah satu lapangan pengeboran di wilayah kerja (WK) Rokan. (PHR for PE)

PEKANBARU--PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya dalam meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Meski sempat terdampak banjir pada awal tahun 2024, PHR memastikan produksi PHR terus berjalan dalam upaya menopang energi nasional.

EVP Upstream Business PHR Edwil Suzandi mengatakan, sejak 4 Februari 2024 tidak ada lagi sumur PHR di Blok Rokan yang terdampak banjir. Bahkan, angka produksi berhasil dipertahankan dengan rata-rata produksi yakni 161 ribu barel minyak per hari (BOPD).

"Pada akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024 lalu memang kita sempat menghadapi sutuasi banjir akibat curah hujan yang tinggi. Meski demikian, berbagai upaya dilakukan untuk meminimalisir dampak banjir terhadap produksi, dan alhamdulillah dampak tersebut berbuah manis dan produksi bisa terus berjalan," kata Edwil.

Baca :

Sejumlah upaya dilakukan PHR dalam upaya menjalankan tugas negara memproduksi energi dari Wilayah Kerja (WK) Rokan. Di antaranya, mengaktifkan tim penanganan insiden atau Incident Management Team (IMT), di mana tim tersebut bertugas memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, lingkungan dan peralatan produksi.

Selain itu, manajemen PHR juga memastikan dampak yang minimal terhadap produksi minyak dan gas (migas) atau Loss Production Opportunity (LPO).

"Tim juga berkoordinasi untuk merespons dampak banjir, termasuk bantuan yang diperlukan masyarakat sekitar operasi yang terdampak, serta merencanakan mitigasi jangka panjang terhadap kejadian serupa di masa depan," kata Edwil.

Baca :

Edwil menambahkan, PHR tidak serta-merta menonaktifkan sumur yang berpotensi terdampak banjir. Ini dilakukan agar kegiatan produksi tidak signifikan menurun.

"Kita selektif menghentikan aktifitas serta fasilitas yang terdampak, untuk menghindari risiko yang lebih buruk. Kita juga melakukan operasi kembali secara terencana ketika banjir mulai surut," katanya.

Tak hanya melakukan penanganan terhadap fasilitas produksi, kata Edwil, PHR juga melakukan perbaikan infrastuktur seperti jalan, lokasi, kanal serta peralatan produksi.

Baca :

"Kami juga melakukan kajian atau perubahan hidrologi daerah operasi terdampak, serta area operasi sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada untuk perbaikan infrastruktur jangka panjang," katanya.

PHR juga memberikan edukasi terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi terkait keselamatan penanganan dan dampak banjir. "Kami juga memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak banjir. Selain itu, kami juga terus mengaktifkan IMT dan tim yang siaga terhadap potensi gangguan atau bencana di kemudian hari," kata Edwil.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB