|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
Namun kisah disampaikan Annas ini diselingi dengan bahasa kocaknya. Para kader PDIP tampak acap tertawa mendengar Annas bicara.
Menurut Annas, dirinya sebelum menjadi politisi hingga terpilih menjadi Bupati Rohil dan Gubernur Riau pada masanya, dirinya pernah menjadi guru selama 15 tahun. Salah satu muridnya adalah Saleh Djasit, yang juga Gubernur Riau dimasanya.
"Dulu saya pernah jadi guru selama 15 tahun. Saleh Djasit itu murid saya," ungkap Annas.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
304 Ekor Hewan Ternak di Riau Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Inhu Terbanyak 143 Kasus
Annas juga bernapak tilas ketika menjadi lurah, camat, menjadi anggota hingga ketua di DPRD di Rohil. Menurutnya hal itu tidak lain untuk berbuat untuk daerah. Hal itulah yang kini tetap dijadikan semangat untuk kembali mencalonkan diri menjadi orang nomor satu di Riau.
"Kita ini Riau kaya, kenapa kita kalah sama provinsi lain. Masyarakat di kampung-kampung masih banyak susah, ini harus kita pikirkan untuk membangun Riau ini," ujar Annas lagi.