|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
PEKANBARU- Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim telah melaksanakan rapat penetapan harga kelap sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil penetapan harga periode 8 - 14 Mei 2024 telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh Tim.
Kepala Dinas Perkebunan Riau Syahrial Abdi mengatakan, untuk penurunan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 37,42/Kg atau mencapai 1,31% dariharga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satuminggu kedepan turun menjadi Rp 2.822,95/Kg dan berlaku untuk periodesatu minggu kedepan.
“Untuk harga cangkang berlaku untuk satu bulankedepan dengan harga sebesar Rp 22,28/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 91,40%, harga penjualanCPO minggu ini turun sebesar Rp 187,65 dan kernel minggu ini naik sebesarRp 19,03 dari minggu lalu,” katanya.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Ada beberapa PKS yang tidak melakukanpenjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka hargacpo dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkenavalidasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 12.055,00 dan harga rata-rata kernel KPBN periode iniadalah Rp 7.472,50.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh timuntuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebihdisebabkan karena faktor turunnya harga CPO,” ujarnya.