|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
PEKANBARU - Peringatan Hari kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-116 di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berlangsung khidmat dan penuh makna. Upacara digelar di Lapangan RCC Rumbai, Senin pagi (20/5/2024) diwarnai rasa nasionalisme tinggi oleh ratusan pekerja dan mitra kerja PHR serta semangat untuk meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) untuk ketahanan energi nasional.
Upacara dipimpin langsung EVP Upstream Business PHR WK Rokan Edwil Suzandi. Upacara diisi dengan pembacaan naskah pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Ari Setiadi yang mengajak segenap anak bangsa untuk siap menghadapi perkembangan teknologi yang begitu pesat, bangkit dan terus belajar untuk beradaptasi dengan teknologi baru. Penguasaan teknologi, merupakan keniscayaan bagi anak bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas.
“Inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari, kecepatan bak lompatan kuantum. Dalam dua dekade terakhir, perubahan demikian pesat. Teknologi digital telah menebas banyak keterbatasan manusia. Semua seperti mendekat, jarak tak lagi relevan. Kehadiran visual menyempurnakan kehadiran suara,” kata Edwil membacakan pidato menteri.
Tiga Relawan Indonesia Peserta Global Sumud Flotilla Pulang ke Tanah Air
Mantan Bupati Rohil Afrizal Sintong Diperiksa Kejati Riau, di Kasus Dugaan Korupsi Dana PI Blok Rokan Senilai Rp 551 Miliar
Sementara itu, saat ini telah terbentang potensi kekuatan yang siap merambah dunia. Bonus demografi menunjukkan bagaimana 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru, bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi.
“Sebagaimana telah berkali-kali dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo, peluang kita menjadi negara maju ada dalam 10 hingga 15 tahun ke depan dengan memaksimalkan bonus demografi. Presiden juga menekankan bagaimana di dalam sejarah peradaban negara-negara dan bangsa , kesempatan itu hanya datang satu kali, oleh karenanya kita sama sekali tidak boleh keliru dalam memilih langka,” tuturnya.