POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Riau

Pekanbaru dan Dumai Penyumbang Kasus DBD Terbanyak  Riau

Kamis, 6 Juni 2024 | 13:42:00 WIB

Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN

Pekanbaru dan Dumai Penyumbang Kasus DBD Terbanyak  Riau
Ilustrasi:Dua kota di Riau menjadi penyumbang terbanyak kasus Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Riau. Dua kota yang dimaksud adalah Kota Pekanbaru dan Dumai. (int)

PEKANBARU - Dua kota di Riau menjadi penyumbang terbanyak kasus Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Riau. Dua kota yang dimaksud adalah Kota Pekanbaru dan Dumai.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Riau kasus DBD di Pekanbaru periode Januari hingga April 2024  sebanyak 224 kasus dan di urutan kedua adalah Dumai dengan jumlah kasus sebanyak 126 kasus dan 1 meninggal dunia. Di Urutan tiga besar adalah Kabupaten Bengkalis dengan jumlah kasus sebanyak 97 kasus.

"Daerah dengan kasus DBD terendah adalah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan jumlah kasus sebanyak 6 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono Mulyanto, Kamis (06/06/2024).

Baca :

Sementara untuk total kasus DBD secara keseluruhan di Riau sejak periode Januari hingga April 2024, tercatat mencapai 701 kasus.

"Sementara untuk kasus meninggal dunia sampai April ada satu kasus di Dumai," kata nya.

Ibeng sapaan akrab Kadiskes ini mengatakan, kasus DBD tertinggi pada tahun 2024 ini ditemukan di Januari dengan total kasus 201 kasus. Sementara untuk Februari turun menjadi 200 kasus. Sedangkan pada Maret kasus DBD di Riau sebanyak 175 kasus.

Baca :

"Di bulan April kita lihat cenderung menurun dengan jumlah kasus sebanyak 125 kasus. Tapi di bulan april ini meski kasusnya turun tapi ada satu kasus meninggal dunia," kata mantan Dirut RSJ Tampan ini.
 
Sementara untuk data Mei 2024 ini, dinas kesehatan provinsi Riau belum merilisnya. Sebab data dari kabupaten kota belum dikirim seluruhnya ke Pemprov Riau.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan selalu menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih.

Agar kasus DBD tidak terus bertambah, pihaknya mengimbau agar setiap rumah harus ada juru pemantau jentik (Jumantik) yakni anggota keluarga di masing - masing rumah.

Baca :

"Jadi 3 M itu yang harus digiatkan. Mulai dari kamar mandi tempat bersarang. Karena kalau tiga hari sekali kita kuras dan bersihkan, itu pasti tidak ada telur, kalau tidak ada telur tidak ada jentik, dan kalau tak ada jentik pasti tak ada nyamuk," katanya.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
nusantara
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
mancangenara
Iran Siap Menghancurkan! AS Diperingatkan: Serang, Kami Balas Tanpa Ampun
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:50:00 WIB
mancangenara
Trump Siap Perang, Serukan Evakuasi Warga Amerika dari Iran
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29:36 WIB
hukum
Terbongkar! 9 Data di Ijazah Jokowi Diminta Dibuka ke Publik
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:18:32 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
3
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB